Tribun

Pemilu 2024

Megawati Usul Penomoran Partai Tidak Usah Diganti, Perludem: Tahapan Pemilu Sudah Berjalan

Ada usulan dari Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri terkait penomoran partai di Pemilu 2024 yang ia rasa tidak usah diganti.

Penulis: Mario Christian Sumampow
Editor: Malvyandie Haryadi
zoom-in Megawati Usul Penomoran Partai Tidak Usah Diganti, Perludem: Tahapan Pemilu Sudah Berjalan
Kompas.com/PRIYOMBODO
Ilustrasi. Diketahui Megawati mengusulkan penomoran partai di Pemilu 2024 tidak usah diganti. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Mario Christian Sumampow

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) melihat banyaknya keinginan dari beberapa pihak yang ingin mengubah ketentuan pemilu di tengah tahapan yang sedang berlangsung.

Satu di antaranya adalah usulan dari Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri terkait penomoran partai di Pemilu 2024 yang ia rasa tidak usah diganti.

Menurutnya penomoran partai cukup memakai nomor yang didapat pada pemilu periode sebelumnya untuk menghemat alat peraga.

Peneliti Perludem Fadli Ramadhan mengatakan hal tersebut tentu tidak bisa dilakukan.

Apalagi mengingat pemilu sudah sedemikan rupa diatur siklus pelaksanaannya.

“Sudah diatur dari tahapan, pendaftaran, verifikasi, penetapan partai, pengundian nomor urut, baru setelah itu penetapan,” ujar Fadli kepada awak media, Senin (19/9/2022).

Baca juga: KPU Tanggapi Usul Megawati Agar Nomor Urut Parpol Tidak Diubah pada Pemilu 2024

Lebih lanjut, Fadli mengatakan tahapan pemilu saat ini sudah berlangsung.

Pun jika hendak adanya perubahan dalam tahapan pemilu, seharusnya hal tersebut dilakukan saat pembahasan yang dilakukan sebelum tahapn pemilu dimulai.

“Tahapan pemilu yang dibahas yang sedang dijalankan ini kan dibahas berpanjang-panjang oleh parpol yang ada di DPR oleh pemerintah dan juga dengan KPU,” jelas Fadli.

“PDIP salah satu partai yang ikut membahas tahapan pemilu ini kan bersama KPU. Mestinya ini dituntaskan ketika pembahasan design tahapan yang lalu,” tambahnya.

Diketahui Megawati mengusulkan penomoran partai di Pemilu 2024 tidak usah diganti.

Dia memberi usul penomoran partai memakai nomor yang didapat pada pemilu periode sebelumnya untuk menghemat alat peraga, hal tersebut ia sampaikan saat berada di Seoul, Korea Selatan, Jumat (16/9/2022) lalu.

Megawati mengaku sudah mengusulkan hal itu ke KPU dan Bawaslu. Menurutnya, KPU memahami makna usulan tersebut.

Dengan begitu, kata Megawati, partai lama yang sudah ikut pemilu tidak usah mengambil nomor lagi. Sementara hanya partai barulah yang mengambil nomor.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas