Tribun

Kasus Lukas Enembe

Daftar Dugaan Rute Perjalanan Lukas Enembe Desember 2021-Agustus 2022: Ada ke Munich dan Australia

Selain ke Munich dan Australia, MAKI juga memiliki temuan bahwa Lukas Enembe melakukan perjalanan menggunakan private jet Hawker 900 XP/PK-RDA.

Penulis: Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
zoom-in Daftar Dugaan Rute Perjalanan Lukas Enembe Desember 2021-Agustus 2022: Ada ke Munich dan Australia
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Gubernur Papua, Lukas Enembe. Selain ke Munich dan Australia, MAKI juga memiliki temuan bahwa Lukas Enembe melakukan perjalanan menggunakan private jet Hawker 900 XP/PK-RDA. 

TRIBUNNEWS.COM - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) memiliki temuan dugaan daftar perjalanan Gubernur Papua Lukas Enembe dari Desember 2021-Agustus 2022.

Menurut keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com dari Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, pada 23 Desember 2021, Lukas Enembe disebut melakukan penerbangan dari Jakarta menuju Singapura.

Kemudian dilanjutkan pada 8 Januari 2022, Lukas Enembe diduga terbang dari Singapura ke Jakarta.

Selanjutnya, selang empat bulan yaitu tepatnya 20 April 2022, Lukas Enembe kembali melakukan penerbangan menuju Singapura dari Jakarta.

Lukas Enembe pun kembali melakukan perjalanan ke Munich, Jerman dari Singapura pada 28 April 2022.

Baca juga: Beda Versi soal Judi Lukas Enembe di Luar Negeri: MAKI Sebut Dilakukan Juli, Pengacara Katakan Sakit

Lantas, pada 4 Mei 2022, Boyamin menduga Lukas Enembe melakukan perjalanan ke Jerman melalui Amsterdam, Belanda.

"Ke Jerman tidak tahu apakah disana juga judi dan apakah ada ijin dari Mendagri," katanya.

Selain itu, Lukas Enembe juga melakukan penerbangan menuju Australia menggnakan private jet berjenis Hawker 900 XP/PK-RDA.

Untuk selengkapnya berikut daftar dugaan rute perjalanan Lukas Enembe dari Desember 2021-Agustus 2022 menurut informasi dari MAKI:

  • 23 Desember 2021: terbang dari Jakarta ke Singapura
  • 8 Januari 2022: terbang dari Singapura ke Jakarta
  • 20 April 2022: terbang dari Jakarta ke Singapura
  • 28 April 2022: Terbang dari Singapura ke Munich, Jerman
  • 4 Mei 2022: kembali dari Jerman via Amsterdam, Belanda
  • 5 Mei 2022: tiba di Singapura dengan pesawat bernomor registrasi SQ323
  • 23 Mei 2022: terbang dari Singapura ke Jakarta
  • 29 Mei 2022: terbang dari Jakarta ke Singapura
  • 4 Juni 2022: terbang dari Singapura-Makassar-Jayapura menggunakan jet pribadi Hawker 900XP/PK-RDA
  • 20 Juni 2022: terbang dari Jakarta ke Singapura
  • 2 Juli 2022: terbang dari Singapura ke Manila
  • 4 Juli 2022: terbang dari Manila ke Singapura
  • 5 Juli 2022: dari Singapura ke Malaysia dengan jalur darat
  • 6 Juli 2022: dari Malaysai ke Singapura dengan jalur darat
  • 10 Juli 2022: terbang dari Singapura-Timor Lester-Australia menggunakan jet pribadi Hawker 900XP/PK-RDA
  • 14 Juli 2022: terbang dari Australia ke Timor Leste
  • 15 Juli 2022: terbang dari Timor Leste ke Singapura
  • 16 Juli 2022: dari Singapura ke Malaysia menggunakan jalur darat
  • 29 Juli 2022: dari Malaysia ke Singapura menggunakan jalur darat
  • 3 Agustus 2022: terbang dari Singapura ke Manila
  • 5 Agustus 2022: terbang dari Manila ke Singapura
  • 6 Agustus 2022: dari Singapura ke Malaysia menggunakan jalur darat
  • 8 Agustus 2022: terbang dari Malaysia ke Manila
  • 13 Agustus 2022: terbang dari Manila ke Singapura
  • 15 Agustus 2022: terbang dari Singapura-Manado-Jayapura menggunakan jet pribadi Hawker 900XP/PK-RDA

Selain itu Boyamin meminta adanya pendalaman oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait teman-teman Lukas Enembe yang diduga terlibat dalam judi Gubernur Papua dua periode itu.

"Ada teman-temannya yang perlu di dalami, ada namanya Atung, Diana, Caroline, Tamara, dan lain sebagainya," kata Boyamin.

Baca juga: Pesan DPR Papua kepada KPK: Pertimbangkan Kondisi Kesehatan Lukas Enembe, Jangan Picu Konflik

Selanjutnya, Boyamin juga meminta pendalaman terkait kondisi kesehatan Lukas Enembe.

Hal tersebut, menurutnya, karena Lukas Enembe diduga dapat melakukan perjalanan ke luar negeri pada rentang Desember 2021-Agustus 2022.

Pengacara soal Judi Lukas Enembe: di Indonesia Disanksi Sosial bukan Sanksi Hukum

Pengacara Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening saat menggelar konferensi pers pada Senin (26/9/2022).
Pengacara Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening saat menggelar konferensi pers pada Senin (26/9/2022). (YouTube Kompas TV)
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas