Tribun

Dubes RI Tutup Training ESQ Ary Ginanjar di Swiss, Diikuti 65 Peserta dari 4 Negara

65 peserta dari dari Swiss, Jerman, Belanda, dan Perancis, mengikuti join Training ESQ New Chapter yang dirancang khusus Ary Ginanjar Agustian.

Penulis: Malvyandie Haryadi
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Dubes RI Tutup Training ESQ Ary Ginanjar di Swiss, Diikuti 65 Peserta dari 4 Negara
Istimewa
Ketua Forum Komunikasi Alumni ESQ Belanda William Satriaputra menyerahkan plakat kepada Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Swiss Muliaman Hadad saat kegiatan Training ESQ New Chapter yang berlangsung pada 24-25 September 2022 secara luring di Kota Bern, Switzerland. 

TRIBUNNEWS.COM, BERN - Sebanyak 65 peserta dari 4 negara yang terdiri dari Swiss, Jerman, Belanda, dan Perancis, mengikuti join Training ESQ New Chapter yang dirancang khusus Pendiri ESQ Group Ary Ginanjar Agustian.

Training berlangsung selama 2 hari pada 24-25 September 2022 secara luring di Kota Bern, Switzerland.

Dalam kesempatan tersebut, Training ESQ New Chapter dipandu langsung trainer lisensi dari Ary Ginanjar Agustian yakni Coach Iman G Herdimansyah dan Coach Risman Nugraha.

Pada kesempatan itu Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Swiss Muliaman Darmansyah Hadad turut hadir dan menutup Training ESQ New Chapter tersebut.

Ia mengatakan sebagai sesama Alumni ESQ ikut merasakan kebahagiaan yang mendalam.

"Para peserta sungguh beruntung, melalui Training ESQ ini kita dingatkan dan dikuatkan untuk memiliki pegangan hidup yang abadi," ujar Muliaman, dalam keterangan yang diterima, Kamis (29/2/2022).

Baca juga: Akhlak Award BUMN 2022, Ary Ginanjar Apresiasi Keterbukaan Perusahaan Pelat Merah

"Saya yakin betul bapak dan ibu akan membawa oleh-oleh ke rumah. Oleh-oleh yang luar biasa dari training ini. Oleh-oleh berupa pedoman untuk bertahan hidup, agar punya pegangan yang kuat. Karena dunia ini sifatnya sementara," lanjutnya.

Sambil menitikan air mata, ia berharap bisa menjadikan nilai 165 sebagai pegangan dan pedoman untuk perjalanan ke depan.

Karena, saat ini kita terombang ambing oleh perkembangan.

Baca juga: Kemendagri Gelar Audiensi dengan Ary Ginanjar, Dorong Terwujudnya ASN Ber-AKHLAK

"Banyak hal atau persoalan yang kita hadapi. Tapi satu pegangan atau bekal inilah yang saya kira bekal sesungguhnya (ilmu ESQ 165) yang mungkin kita bisa terus kuat dalam berbagai macam situsi yang dihadapi oleh kita," ucap Muliaman.

Menurutnya, itulah bekal yang perlu dimiliki oleh seseorang dan harus terus diasah karena dalam perjalanan hidup tak bisa dipungkiri terjadi up and down.

Bekal tersebut akan lebih lengkap apabila dikaitkan dengan link-link dari ESQ dan bisa diakses oleh semua alumni yang kini mencapai 1,8 juta orang dari seluruh dunia, yang nantinya bisa sebagai ajang silaturahmi juga.

Pria berkacamata itu sedikit bernostalgia tentang kedekatannya dengan Founder ESQ Group, Ary Ginanjar Agustian dan Menara 165 saat ia mengikuti beberapa kali training.

"Saya kenal Pak Ary sudah cukup lama, yaitu 20 tahun. Waktu itu saya di Bank Indonesia, biasanya ESQ itu kita buat paket yang dibutuhkan pada waktu itu. Kemudian makin berkembang dan semakin besar. Semoga bisa terus tumbuh berkembang," ungkapnya.

Baca juga: Jokowi Luncurkan BerAKHLAK untuk Transformasi ASN, Ary Ginanjar: Jangan Sekadar Jargon

Sementara itu, Ary Ginanjar yang bersama alumninya membangun Gedung Menara 165 , yang di puncaknya memiliki mesjid tertinggi kedua di dunia itu , hadir menyapa peserta secara daring dari Melbourne, Australia.

"Di tahun ini 2022, pascapandemi, di Kota Bern Swiss dengan Sungai Aree yang melegenda dipilih menjadi angkatan perdana untuk ESQ kembali menyebar di Bumi Eropa. Insya Allah menyusul angkatan berikutnya di Kota-kota lainnya di Negeri Swiss serta beberapa Negara Eropa lainnya," harap Ary.

Selanjutnya, acara penyerahan plakat oleh Ketua Forum Komunikasi Alumni ESQ Belanda William Satriaputra kepada Dubes RI sebagai penghargaan.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas