Tribun

Muktamar Muhammadiyah

Haedar Nashir Pastikan Muktamar Muhammadiyah Tak Ada Intervensi, Termasuk dari 'Luar Angkasa'

PP Muhammadiyah bersiap menggelar Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah akan dilaksanakan 18-20 November 2022.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Haedar Nashir Pastikan Muktamar Muhammadiyah Tak Ada Intervensi, Termasuk dari 'Luar Angkasa'
Istimewa
Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir di Kampus Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka) Jakarta, Jumat (28/10/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah bersiap menggelar Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah akan dilaksanakan 18-20 November 2022.

Sejumlah persiapan pun telah dilakukan oleh panitia.

Muktamar yang sedianya akan di gelar di Solo, Jawa Tengah ini akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Adapun sejumlah hal akan dibahas dalam Muktamar tersebut.

Mulai dari Laporan Kerja Pengurus periode 2015-2022, Risalah Kamajuan Islam hingga pemilihan Ketua Umum PP Muhammadiyah periode berikutnya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadyah, Haedar Nashir dalam konferensi pers virtualnya, menegaskan bahwa tidak ada intervensi dari dalam maupun luar, termasuk dari luar angkasa pada gelara Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Solo, Jawa Tengah.

Menurutnya, materi Muktamar maupun proses pemilihan sudah dilakukan secara berjenjang lama, dan sudah mengalami proses seleksi yang luar biasa.

"Maka, tidak akan ada tambahan di tengah jalan, siapa pun dia. Dan tidak memungkinkan ada intervensi dari dalam maupun luar, termasuk dari luar angkasa, sehingga proses itu akan berjalan objektif," tegas Haedar, Kamis (17/11/2022).

Haedar menambahkan, pada 18 November 2022 hari ini, Muhammadiyah akan melakukan
persidangan tanwir.

Di mana, sidang itu adalah sidang tertinggi di bawah muktamar.

Dalam sidang tersebut, sebanyak 39 nama calon pimpinan pusat serta keputusan resmi materi muktamar akan disahkan.

Sehari setelahnya, pada 19 November 2022, 39 nama ini akan mengerucut menjadi 13 nama yang bakal ditetapkan sebagai pimpinan pusat periode 2022-2027.

Ke-13 nama itu yang nanti akan memilih Ketua Umum PP Muhammadiyah.

"(Nama calon) ketum nanti dibawa lagi ke muktamar itu, ke sidang pleno untuk disahkan," terang Haedar.

Baca juga: 48 Link Twibbon Muktamar Muhammadiyah 2022, Lengkap dengan Logo dan Tema

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas