Tribun

Polisi Tembak Polisi

Kesaksian Ketua RT soal Tewasnya Brigadir J: Pergantian DVR CCTV Tanpa Seizin Saya

Ketua RT Komplek Polri Duren Tiga Jakarta Selatan, Seno Soekarto mengungkap pergantian CCTV di wilayahnya tanpa sepengetahuan dirinya.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kesaksian Ketua RT soal Tewasnya Brigadir J: Pergantian DVR CCTV Tanpa Seizin Saya
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Foto dok./ Suasana sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (22/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua RT Komplek Polri Duren Tiga Jakarta Selatan, Seno Soekarto mengungkap pergantian CCTV di wilayahnya tanpa sepengetahuan dirinya.

Bahkan, dia baru mengetahui CCTV telah diganti tiga hari pasca kejadian.

Seperti diketahui penembakan Brigadir J terjadi pada 8 Juli 2022.

Namun dia baru tahu ada kasus penembakan Brigadir J karena ramai pemberitaan awak media pada 11 Juli 2022.

"Dapat saya jelaskan pergantian DVR CCTV dilakukan tanpa seizin dari saya selaku Ketua RT, saya baru tau mengenai pergantian DVR CCTV di Komplek Polri Duren Tiga pada tanggal 11 Juli 2022," kata Seno seperti BAP yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan di PN Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2022).

Baca juga: Dua Mantan Anak Buah Ferdy Sambo Mangkir dari Persidangan, Jaksa Akan Panggil Paksa

Ia menuturkan bahwa DVR CCTV diganti oleh tiga sampai lima anggota Polri pada 9 Juli 2022.

Hal itu berdasarkan keterangan dua orang satpam yang bertugas.

Menurut Seno, kedua satpam yang bertugas lalu menyatakan bahwa CCTV telah diganti oleh orang yang tidak dikenal pada 9 Juli 2022.

Lalu, keduanya pun diminta menghadap ke rumahnya.

"Marzuki dan Jafar datang ke tempat tinggal saya dan menjelaskan babwa pada tanggal 9 Juli 2022 ada sekitar 3 sampai 5 orang yang datang mengaku sebagai anggota polisi ke pengamanan Kompelk Polri Duren Tiga namun tidak memberikan tahukan dimana petugas dan tidak memberikan nama lalu mereka mengganti DVR CCTV yang ada dengan yang baru," tukasnya.

Sebagai informasi, Jaksa penuntut umum (JPU) kembali memanggil Ketua RT Komplek Polri Duren Tiga Jakarta Selatan, Seno Soekarto dalam sidang kasus tewasnya Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir Yoshua, Kamis (24/11/2022).

Namun Seno kembali urung hadir di persidangan untuk terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria.

Pasalnya, Seno mengalami sakit yang membuatnya hanya bisa terbaring di tempat tidur.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas