Tribun

Critical Thinking Hingga Artificial Intelligence Jadi Modal Wisudawan Hadapi Era Industri 4.0

Para wisudawan harus memiliki beberapa kemampuan untuk menghadapi era Industry 4.0 dan Society 5.0, di antaranya critical thinking.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Critical Thinking Hingga Artificial Intelligence Jadi Modal Wisudawan Hadapi Era Industri 4.0
Istimewa
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Paristiyanti Nurwardani, dalam wisuda Universitas Pelita Harapan (UPH). Paristiyanti Nurwardani, mengatakan para wisudawan harus memiliki beberapa kemampuan untuk menghadapi era Industry 4.0 dan Society 5.0. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Paristiyanti Nurwardani, mengatakan para wisudawan harus memiliki beberapa kemampuan untuk menghadapi era Industry 4.0 dan Society 5.0.

Paristiyanti Nurwardani berharap agar para wisudawan dapat memiliki hard skills dan soft skills yang telah didapatkan selama berkuliah.

Baca juga: Kecerdasan Finansial Perlu Dibangun Sejak Dini oleh Para Mahasiswa

"Di era digital seperti sekarang, ada tiga hal yang yang menjadi sangat penting yaitu critical thinking, artificial intelligence, dan energi terbarukan. Kami berharap para lulusan UPH dapat berkontribusi dalam ketiga hal ini untuk mendukung kemajuan nusa dan bangsa," ujar Paris melalui keterangan tertulis, Minggu (27/11/2022).

Hal tersebut diungkapkan Paristiyanti dalam wisuda Universitas Pelita Harapan (UPH) untuk program Doktor, Magister, Sarjana, Sarjana Terapan, dan Diploma III untuk Tahun Akademik 2021/2022.

Sementara itu, Rektor UPH Jonathan L Parapak meminta para wisudawan mengaplikasikan ilmu yang telah didapat di kampus untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara.

"UPH telah membekali Anda dengan ilmu pengetahuan, iman, pengalaman, komunitas, dan pembentukan karakter. Kini saatnya Anda membawa semua hal baik yang sudah didapatkan dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara," tutur Jonathan.

Founder UPH, James T Riady mengatakan pihaknya selalu berkomitmen untuk mencetak para profesional yang unggul melalui pendidikan yang holistis dan berkualitas.

"Harapan dan doa kami adalah para wisudawan-wisudawati dapat menjadi manusia yang mampu berpikir kritis, bertanggung jawab, serta menjadi berkat bagi banyak orang," kata James.

Seperti diketahui, wisuda UPH diikuti oleh 1.834 lulusan yang terdiri dari 46 wisudawan dari tingkat Diploma III, 34 wisudawan dari tingkat Diploma IV, 1.047 wisudawan dari tingkat Strata I, 304 wisudawan dari tingkat Strata II, 17 dari Strata III.

Lalu 47 dari program Profesi Kedokteran, dan 339 dari program Profesi Keperawatan, serta termasuk di antaranya 22 orang wisudawan yang lulus dengan pujian/Cum Laude.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas