Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Indonesia Ajak Dunia Internasional Hindari Standar Ganda dan Politisasi HAM

Retno Marsudi mengatakan HAM berfungsi melindungi martabat manusia, bukan mengintensifkan persaingan geopolitik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Erik S
zoom-in Indonesia Ajak Dunia Internasional Hindari Standar Ganda dan Politisasi HAM
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Pemerintah melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengajak menghindari politisasi hak asasi manusia (HAM) di tingkat internasional. 
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia mengajak menghindari politisasi hak asasi manusia (HAM) di tingkat internasional.

Indonesia juga mengajak menghindari standar ganda dan mempermalukan satu sama lain dalam penegakan HAM.

Baca juga: Menlu Retno: Presiden Jokowi Undang Raja Belgia ke Indonesia

Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu RI) Retno Marsudi mengatakan HAM berfungsi melindungi martabat manusia, bukan mengintensifkan persaingan geopolitik.

"Kolaborasi kita harus didasarkan pada itikad baik dan kemauan untuk belajar dari satu sama lain," kata Retno saat membuka Dialog Regional HAM memperingati hari HAM Sedunia secara hybrid, Selasa (20/12/2022).

Retno mengatakan dalam menghadapi situasi global yang sulit, dimana dunia harus selalu membela HAM.

Dunia dalam situasi turbulensi dengan adanya krisis demi krisis yang memperparah HAM global.

Rekomendasi Untuk Anda

Beban ditanggung oleh yang paling miskin dan kelompok yang paling rentan, dan kawasan Asia Pasifik tidak kebal dengan fenomena ini.

Baca juga: Mahfud MD: Pemerintah Tak Akan Pernah Tutup Jalur Yudisal Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa lalu

"Kemiskinan dan kelaparan meningkat, ketidaksetaraan dan diskriminasi merajalela," kata Retno.

Di situasi ini, Retno mengatakan banyak negara berupaya menyeimbangkan antara menegakkan HAM dan mengadopsi langkah sementara mengatasi krisis.

Dinamika politik seperti perang di Ukraina juga membutuhkan perhatian, termasuk implikasinya terhadap HAM di luar perbatasan.

Baca juga: UE Jatukan Sanksi terhadap 24 Orang Iran atas Penjualan Drone ke Rusia dan Pelanggaran HAM

Ada 3 hal yang menurutnya menjadi fokus bersama, yakni menguatkan lembaga HAM, menangani isu HAM yang paling mendesak, dan meningkatkan kerjasama di bidang HAM.

Sebab menurutnya, dunia dapat mencapai tujuan penegakan HAM jika dapat berkolaborasi.

"Di sini kami bekerja untuk memperkuat komisi antar pemerintahan ASEAN untuk mengatasi tantangan regional. Ke depan kita juga perlu melembagakan platform dialog HAM regional semacam ini," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas