Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kasus Pembunuhan Bocah di Makassar, Komisi IX DPR: Perlu Penguatan Karakter Anak dan Ilmu Agama

Kurniasih Mufidayati menilai kasus penculikan dan pembunuhan anak di Makassar, Sulawesi Selatan, harus menjadi perhatian negara secara serius.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kasus Pembunuhan Bocah di Makassar, Komisi IX DPR: Perlu Penguatan Karakter Anak dan Ilmu Agama
Tribunnews.com/Istimewa
Pelaku pembunuhan bocah di Makassar, AD dan MF saat dihadirkan dalam konferensi pers pengungkapan kasus itu di Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Selasa (10/1/2023) sore. Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS sekaligus Ketua Bidang Ketahanan Keluarga, Kurniasih Mufidayati menilai kasus penculikan dan pembunuhan anak di Makassar, Sulawesi Selatan, harus menjadi perhatian negara secara serius. 

Diketahui, dua remaja di Kota Makassar, Sulawesi Selatan nekat menculik dan membunuh bocah berusia 11 tahun berinisial MFD.

Adapun identitas kedua remaja tersebut yakni AD (17) dan MF (14).

Baca juga: Fakta-fakta Pembunuhan Bocah di Makassar, Pelaku Tergiur Jual-beli Organ, Rumah Jadi Sasaran Massa

Kedua remaja tersebut melakukan penculikan dan pembunuhan karena tergiur menjadi kaya dengan menjual organ korban.

Organ korban rencananya hendak dijual oleh pelaku ke situs jual beli organ asal Rusia.

Namun, setelah menculik dan menghabisi nyawa korban, kedua remaja itu gagal mendapatkan calon pembeli.

Korban yang telah dihabisi kemudian diikat dan dibungkus, lalu dibuang di bawah jembatan kawasan Waduk Nipa-nipa, Kecamatan Moncong Loe, Kabupaten Maros.

Keduanya disangkakan dengan Pasal Pembunuhan Berencana dan Undang-undang Perlindungan Anak, UU Nomor 3 Tahun 2002.

Rekomendasi Untuk Anda

(Tribunnews.com/Gilang Putranto, Nanda Lusiana)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas