Survei SMRC: Coldplay Lebih Dikenal di Kalangan Perkotaan, Berpendidikan, dan Pendapatan Tinggi
Survei SMRC pada 23 Mei sampai 25 Mei 2023 menunjukkan grup band asal Inggris Coldplay lebih dikenal di sejumlah kelompok masyarakat
Penulis: Gita Irawan
Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil survei telepon Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 23 Mei sampai 25 Mei 2023 menunjukkan grup band asal Inggris Coldplay lebih dikenal di sejumlah kelompok masyarakat di antaranya masyarakat perkotaan, berpendidikan tinggi, hingga pendapatan tinggi.
Direktur Riset SMRC Deni Irvani survei menunjukkan pada kategori masyarakat desa-kota, Coldplay lebih dikenal di masyarakat perkotaan
Sebanyak 45 persen masyarakat perkotaan, kata Deni, tahu Coldplay.
Hal tersebut disampaikannya dalam tayangan bertajuk Sikap Publik atas Konser Coldplay di Indonesia yang ditayangkan di kanal Youtube SMRC TV pada Selasa (30/5/2023).
"Di sini yang kelihatan paling signifikan itu perbedaan dari sisi desa-kota. Jadi popularitas atau yang kenal Coldplay itu lebih banyak di perkotaan. 45% orang di perkotaan yang kenal, dan pedesaan hanya 37%," kata Deni.
Dari sisi wilayah, lanjut dia, masyarakat di DKI Jakarta dan Banten lebih banyak yang mengenal Coldplay dibandingkan daerah lain.
Survei, kata dia, menunjukkan sebanyak 64% masyarakat di Jakarta dan Banten tahu Coldplay.
Sementara itu, dari sisi usia, kata dia, mereka yang berada pada usia di bawah 25 tahun lebih banyak yang mengenal Coldplay.
Survei, kata dia, menunjukkan sebanyak 54% mereka yang berada pada usia di bawah 25 tahun tahu Coldplay.
"Dari sisi pendidikan, yang paling banyak tahu itu orang yang pendidikannya Perguruan Tinggi. Itu 71% kalau ditanya pernah dengar Coldplay, ya pernah. Kalau pendidkannya rendah, seperti SD hanya 28%," kata Deni.
Berikut data yang ditampilkan Deni terkait tingkat awareness (tahu) masyarakat Indonesia terhadap grup band Coldplay:
Baca juga: Survei SMRC: Hanya Sekitar 3 Persen dari Total Populasi yang Tolak Kedatangan Coldplay ke Indonesia
Laki-laki: 42%
Perempuan: 39%
Pedesaan: 37%
Perkotaan: 45%
Sumatera: 31%
DKI + Banten: 64%
Jabar: 44%
Jateng + DIY: 49%
Jatim: 38%
Bali + Nusa Tenggara: 21%
Kalimantan: 46%
Sulawesi: 39%
Maluku + Papua: 27%
Umur
<= 25 tahun: 54%
26 - 40 tahun: 46%
41 - 50 tahun: 23%
> 55 tahun: 38%
Tingkat Pendidikan
<= SD: 28%
SLTP: 24%
SLTA: 52%
PT (Perguruan Tinggi): 71%
Pendapatan
< Rp2 juta: 32%
Rp 2 - 4 juta: 36%
=> Rp 4 juta: 60%
Tidak jawab: 47%
Metodologi yang Diklaim
Survei dilakukan lewat telepon pada 23 sampai 25 Mei 2023.
Target survei adalah warga negara Indonesia yang usianya sudah 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan punya telepon.
Survei telepon dilakukan dengan metode Random Digit Dialing atau pembangkitan nomor telepon secara acak kemudian dilakukan validasi, dan screening.
Terdapat 19.877 nomor yang dikontak dalam survei tersebut.
Dari 19.877 nomor tersebut terdapat 2.819 pemilik telepon yang diidentifikasi sebagai warga negara Indonesia yang usianya sudah 17 tahun ke atas atau sudah menikah.
Baca juga: Polisi Pastikan Pihak Promotor Tak Terlibat dalam Penipuan Tiket Konser Coldplay
Dari 2.819 pemilik telepon tersebut terdapat 915 responden yang berhasil diwawancara hingga selesai.
Margin of error atau toleransi kesalahan survei diperkirakan kurang lebih 3,3% pada tingkat kepercayaan 95% asumsi Simple Random Sampling.
Pada survei juga telah dilakukan pembobotan data, validasi sampel, sehingga karakteristik sampel hasil survei mencerminkan atau mendekati karakteristik populasi.