Denny Indrayana Prediksi Arah Putusan MK Terkait Sistem Pemilu
Eks Wamenkumham Denny Indrayana mengungkapkan prediksinya tentang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sistem Pemilu.
Penulis:
Ibriza Fasti Ifhami
Editor:
Johnson Simanjuntak
Ia menjelaskan, sebagaimana hakim agung di Amerika Serikat, yang dinominasikan Presiden dari Partai Republik akan cenderung konservatif. Sebaliknya yang diusulkan Presiden dari Demokrat akan cenderung progresif.
"Saat ini, yang paling lepas-bebas memberikan keputusan adalah Hakim Wahiddudin Adam, karena akan pensiun pada umur 70 tahun di 17 Januari 2024, tahun depan," kata Denny.
Baca juga: Dukung Sistem Pemilu Proporsional Terbuka, Puluhan Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae ke MK
Lebih lanjut, Denny menegaskan, apapun putusan MK nanti, semoga dapat menguatkan sistem Pemilu di Indonesia dan tidak menjadi bagian dari strategi pemenangan Pemilu untuk sekelompok kekuatan politik semata.
"Kita tentu mendorong MK yang tetap independen, termasuk dalam memutus perkara yang sarat kepentingan politik termasuk soal Pemilu, antikorupsi dan sejenisnya, atau disebut political question cases."