Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Prabowo Subianto: Rocky Gerung Gegabah, Sebagai Akademisi Seharusnya Tidak Seperti Itu

Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto memberikan tanggapan soal kritik Rocky Gerung yang dianggap menghina Presiden Jokowi.

Penulis: garudea prabawati
Editor: Ayu Miftakhul Husna
zoom-in Prabowo Subianto: Rocky Gerung Gegabah, Sebagai Akademisi Seharusnya Tidak Seperti Itu
Ist/Capture Kompas Tv/Kolase Tribun Jambi
Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto memberikan tanggapan soal kritik Rocky Gerung yang dianggap menghina Presiden Jokowi. 

TRIBUNNEW.COM - Prabowo Subianto memberikan tanggapann terkait polemik pernyataan berupa kritik yang dilontarkan Rocky Gerung.

Dalam pernyataannya yang viral, Rocky Gerung menyebut Jokowi hanya memikirkan kepentingan sendiri di penghujung masa jabatannya sebagai Presiden, lantas Rocky melontarkan kata kasar.

Ramai menjadi perbincangan, kritik Rocky Gerung kepada Presiden Jokowi disebut-disebut mengandung unsur penghinaan.

Rocky Gerung pun menyampaikan penyesalan lantaran kritikannya yang dianggap menghina Presiden tersebut menimbulkan perselisihan serta pro dan kontra di publik.

Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo sampai menyebut Rocky Gerung gegabah.

Baca juga: Mahfud MD Sebut Aksi HMI Bakar Bendera PDIP Tak Layak: Kalau karena Membela Rocky Gerung, Itu Keliru

"Saya kira beliau Pak Rocky Gerung saya anggap sebagai akademisi sebagai ahli filsafat, seharusnya tidak seperti itu."

"Itu saya kira gegabah," kata Prabowo dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV.

BERITA TERKAIT

Prabowo menilai keepemimpinan Presiden Jokowi sudah on track.

Dan juga kebijakan-kebijakan Jokowi, dikatakan Prabowo adalah untuk kebaikan-kebaikan rakyat Indonesia.

"Saya masuk kabinet, saya lihat Pak Jokowi dari dekat,  saya menterinya beliau, saya melihat keputusan-keputusan beliau, saya lihat pengarahan-pengarahan beliau."

"Semuanya itu untuk kepentingan bangsa dan rakyat," imbuh Prabowo.

Rocky Gerung Minta Maaf

Akademisi Rocky Gerung memberikan keterangan saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (4/8/2023). Dalam keterangannya, Rocky Gerung meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi terkait dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Akademisi Rocky Gerung memberikan keterangan saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (4/8/2023). Dalam keterangannya, Rocky Gerung meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi terkait dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Baca juga: Rocky Gerung Digugat Tak Boleh jadi Pembicara hingga Mengaku Dipersekusi, Pakar: Bencana Demokrasi

Rocky menyesal, pernyataan kritiknya membuat gaduh masyarakat, dan dianggap menghina Presiden Jokowi.

"Jadi sekali lagi, saya menyesalkan bahwa persoalan hukum yang dari awal saya katakan ini adalah kritik saya terhadap Presiden Jokowi yang saya ucapkan dengan sangat tajam, dan biasa saya lakukan itu di mana-mana," kata Rocky, Jumat (4/8/2023).

Ia pun meminta maaf atas perselisihan yang terjadi. 

Tetapi, permintaan maaf Rocky Gerung tidak ditujukan kepada Presiden Jokowi.

Rocky Gerung juga menegaskan tidak menunjukkan permintaan maafnya itu untuk PDIP atau relawan Jokowi.

Rocky meminta maaf telah menyebabkan perselisihan dalam masyarakat terkait ucapannya terhadap Presiden Jokowi itu merupakan hinaan atau kritikan.

"Saya sudah minta maaf, karena saya menyebabkan perselisihan itu berlangsung, itu intinya. Bukan saya minta maaf kepada PDIP atau minta maaf kepada relawan, itu soal lain itu," ungkap Rocky Gerung dalam konferensi pers, Jumat (4/8/2023).

Respons PDIP usai Rocky Gerung Minta Maaf

Pengamat politik Rocky Gerung (kiri) dan Sekjen PDIP Hasto Kristianto (kanan). Rocky Gerung menuding PDIP menjadi dalang di balik aksi demonstrasi terkait dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membelitnya.
Pengamat politik Rocky Gerung (kiri) dan Sekjen PDIP Hasto Kristianto (kanan). Rocky Gerung menuding PDIP menjadi dalang di balik aksi demonstrasi terkait dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membelitnya. (Kolase Tribunnews.com)

Pengamat politik Rocky Gerung (kiri) dan Sekjen PDIP Hasto Kristianto (kanan). Rocky Gerung menuding PDIP menjadi dalang di balik aksi demonstrasi terkait dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membelitnya. (Kolase Tribunnews.com)

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menyambut positif permintaan maaf Rocky Gerung.

"Bung Rocky Gerung sudah meminta maaf, apalagi sekiranya itu dilakukan dengan kesadaran nurani yang bening," ujar Hasto dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Sabtu (5/8/2023).

Menurut Hasto sebuah kritik bagi pemerintah harus disampaikan dengan positif.

Baca juga: Pakar Sebut Ada 2 Hal yang Harus Dipertimbangkan Jokowi jika Laporkan Rocky Gerung

Termasuk kritik bagi seorang Presiden.

"Bahwa sebagai bangsa timur kita harus menyampaikan hal-hal yang positif, apalagi berkaitan dengan sosok Presiden, itu merupakan hal yang baik," ujarnya lagi.

Namun di sisi lain, Hasto enggan merespon apakah PDIP akan mencabut laporan yang telah dilayangkan kepada Rocky Gerung.

Diketahui DPN Repdem, organisasi sayap PDI Perjuangan, resmi melaporkan Rocky Gerung buntut kata dugaan peghinaan yang ditujukan kepada Presiden Jokowi ke Polda Metro Jaya, Rabu (2/8/2023).

"Sosok Presiden Jokowi memang beliau selalu turun ke bawah bersama rakyat."

"Dan kita akan menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan, maka ada kader-kader yang secara spontan menempuh jalan hukum," lanjut Hasto.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati/Wahyu Gilang Putranto) (WartaKotalive.com/Desy Selviany)

 
Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas