Prabowo hingga Cak Imin Diadukan ke Bawaslu, PKB Sentil Deklarasi Ganjar Dihadiri Jokowi
Jazilul meminta agar pelapor tak terbawa perasaan (baper) lantaran saat ini belum memasuki masa kampanye.
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid membuka suara mengenai deklarasi dukungan terhadap Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (capres) di Museum Perumusan Naskah Proklamasi berujung dilaporkan ke Bawaslu RI.
Diketahui, empat ketua umum partai politik (parpol) dilaporkan ke Bawaslu adalah Airlangga Hartarto, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Zulkifli Hasan alias Zulhas, dan Prabowo.
Jazilul meminta agar pelapor tak terbawa perasaan (baper) lantaran saat ini belum memasuki masa kampanye.
"Ya enggak usah baper lah, ini kan belum masuk masa kampanye," kata Jazilul di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/8/2023).
Jazilul pun menyentil ketika Ganjar Pranowo dideklarasikan PDIP sebagai bakal capres dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Presiden juga hadir waktu deklarasi Pak Ganjar enggak ada masalah," ujarnya.
Sebelumnya, Bawaslu menerima aduan kelompok masyarakat yang melaporkan empat ketum parpol dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) pada Rabu (16/8/2023).
Empat pimpinan tersebut, di antaranya Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Gerindra Prabowo, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas.
Baca juga: PAN Jelaskan Alasan Pakai Museum Perumusan Naskah Proklamasi untuk Deklarasi Dukung Prabowo
Mereka dilaporkan karena melakukan deklarasi dukungan terhadap Prabowo di Museum Perumusan Naskah Proklamasi.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.