Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Ditunjuk Jokowi Jadi Calon Panglima TNI, Ini Kegiatan Jenderal Agus Subiyanto 6 Hari Jabat KSAD

Presiden Joko Widodo resmi mengajukan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Agus Subiyanto sebagai calon tunggal Panglima TNI. ini kegiatan KSAD

Editor: Wahyu Aji
zoom-in Ditunjuk Jokowi Jadi Calon Panglima TNI, Ini Kegiatan Jenderal Agus Subiyanto 6 Hari Jabat KSAD
Puspen TNI/Puspen TNI
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. memimpin serah terima jabatan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dari Jenderal TNI Dudung Abdurachman kepada Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang dilaksanakan dalam suatu upacara militer, bertempat di Mabes AD, Jakarta Pusat, Jumat (27/10/2023). (Puspen TNI/HO/tribunnews) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengajukan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Agus Subiyanto sebagai calon tunggal Panglima TNI.

Lewat Surat Presiden (surpres), Jokowi memberikan usulan calon Panglima TNI pengganti Laksamana Yudo Margono kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Surpres diserahkan Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada Ketua DPR Puan Maharani.

Hal tersebut menyusul Laksamana Yudo Margono akan segera pensiun pada akhir bulan November 2024.

Jenderal Agus Subiyanto diketahui baru menjabat enam hari sebagai KSAD, menggantikan Jenderal Dudung Abdurachman yang memasuki masa pensiun.

Jabatan terakhir yang diemban Agus Subiyanto sebelum menjadi KSAD adalah Wakil KSAD dan dilantik pada 4 Februari 2022.

Setelah menjalani serah terima jabatan dengan Jenderal Dudung, Jenderal Agus melakukan beberapa kegiatan satu minggu terakhir.

Berita Rekomendasi

Berdasarkan informasi yang dihimpun, setidaknya ada dua kegiatan KSAD Jenderal Agus Subiyanto:

Buka gelaran KSAD Cup Badminton Exhibition Match 2023

Dikutip dari tniad.mil.id, Jenderal Agus Subiyanto membuka pertandingan ekshibisi badminton, yang diikuti para atlet legendaris bulu tangkis nasional, di Hall Arena Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (29/10/2023)

Penyelenggaraan pertandingan yang diberi tajuk “Kasad Cup Badminton Exhibition Match 2023″ ini bertujuan untuk menggelorakan kembali semangat olah raga, khususnya badminton, sebagai salah satu cabang olah raga yang digemari mayoritas masyarakat Indonesia.

Kasad dalam sambutan pembukaannya juga mengatakan bahwa digelarnya pertandingan eksebisi badminton KSAD Cup ini juga merupakan bentuk penghargaan kepada para legenda atlet bulu tangkis nasional yang telah mengharumkan nama Bangsa Indonesia di berbagai event Internasional.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Hall Arena Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (29/10/2023), membuka penyelenggaraan pertandingan yang diberi tajuk 'Kasad Cup Badminton Exhibition Match 2023'.
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Hall Arena Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (29/10/2023), membuka penyelenggaraan pertandingan yang diberi tajuk 'Kasad Cup Badminton Exhibition Match 2023'. (Dokumentasi Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat)

Kegiatan ini juga dihadiri Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, mantan Kasad Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, serta para pejabat TNI AD serta pengurus PB. PBSI, dan PB. Djarum, sebagai organisasi pembina olah raga tepok bulu di tanah air.

Para legenda bulu tangkis yang turut berpartisipasi dalam pertandingan ekshibisi kali ini yaitu, Marleve Mainaky, Hastomo Arbi, Bambang Supriyanto, Alvent Yulianto, Riki Widianto, serta Tontowi Ahmad.

Adapun sistem pertandingan ekshibisi ini dibagi ke dalam dua group, yaitu Group Rajawali dan Group Garuda, yang masing-masing terdiri dari empat pasangan (ganda) dengan komposisi mantan atlet bulu tangkis nasional, pejabat TNI AD/Polri, serta perwakilan dari empat Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI. 

Anugerahkan Bintang Kartika Eka Paksi Utama Kepada Chief Of The Australian Army

Sebagai bentuk penghargaan atas terjalinnya kerja sama militer antara TNI AD dan Angkatan Darat Australia, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto, atas nama Negara Republik Indonesia menganugerahkan Bintang Kartika Eka Paksi Utama kepada Chief Of The Australian Army (Kasad Australia) Lieutenant General Simon Andrew Stuart, AO, DSC., di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin (30/10/2023).

Prosesi penganugerahan Tanda Kehormatan Negara berupa Bintang Kartika Eka Paksi Utama kepada KSAD Australia Kasad berlangsung dalam sebuah Upacara Militer di Lapangan Upacara Mabesad.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Agus Subiyanto, atas nama Negara Republik Indonesia menganugerahkan Bintang Kartika Eka Paksi Utama kepada Chief Of The Australian Army (Kasad Australia) Lieutenant General Simon Andrew Stuart, AO, DSC., di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin (30/10/2023).
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Agus Subiyanto, atas nama Negara Republik Indonesia menganugerahkan Bintang Kartika Eka Paksi Utama kepada Chief Of The Australian Army (Kasad Australia) Lieutenant General Simon Andrew Stuart, AO, DSC., di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin (30/10/2023). (Dokumentasi Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat)

Adapun dasar penganugerahannya ialah berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor : 54/TK Tahun 2023 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama.

Usai upacara penganugerahan tanda kehormatan negara, juga dilakukan pertukaran cendera mata antara KSAD yang berasal dari kedua negara sahabat tersebut.

Kunjungan Kasad Australia kali ini merupakan kunjungan kehormatan keduanya di Mabesad sejak dirinya secara resmi menjabat sebagai Kasad Australia pada 2 Juli 2022 lalu.

Kunjungan ini juga menjadi langkah penting dalam upaya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia dalam bidang pertahanan.

Kedua pucuk pimpinan Angkatan Darat di negaranya masing-masing itu juga berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan regional.

Kerja sama militer antara kedua Angkatan Darat juga diharapkan dapat membawa manfaat positif bagi kedua negara, serta makin memperdalam persahabatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun di antara keduanya. 

Pimpin sertijab Kapusziad, Kadisbintalad, dan Kadispenad

Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) tiga pejabat di lingkungan TNI AD, bertempat di Aula Jenderal Besar AH Nasution Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) Jakarta pada Selasa (31/10/2023). 

Tiga jabatan yang diserahterimakan yaitu Kepala Pusat Zeni Angkatan Darat (Kapusziad) dari Mayjen TNI Suparjo kepada Mayjen TNI I Nengah Wiraatmaja, Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Darat (Kadisbintalad) dari Brigjen TNI Nur Salam kepada Brigjen TNI Ridwan, dan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) dari Brigjen TNI Hamim Tohari kepada Brigjen TNI Kristomei Sianturi.

Dalam amanatnya, Agus menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan tuntutan organisasi yang dinamis dan modern.

Mutasi jabatan perwira Angkatan Darat disebut telah terencana dan berkesinambungan untuk kepentingan kemajuan organisasi dan peningkatan kemampuan personel melalui penugasan di berbagai jabatan.

"Serah terima jabatan beberapa pejabat utama TNI AD ini, merupakan momentum yang tepat bagi kita semua, untuk menyadari betapa besarnya amanah dan tanggung jawab yang diletakkan di pundak kita semua, serta untuk benar-benar melakukan perubahan dan memberikan karya terbaik," kata Agus dikutip dari keterangan resmi Dinas Penerangan TNI AD dikutip Rabu (1/11/2023).

"Saya juga titipkan para prajurit beserta keluarganya untuk dibina dan diarahkan dengan baik," sambung Agus.

Agus juga mengapresiasi para pejabat lama beserta istri, atas darma bakti dan pengabdian tulus yang telah dicurahkan kepada TNI AD dan Persit Kartika Chandra Kirana.

Dengan demikian TNI AD tetap eksis di mata masyarakat, serta mampu melaksanakan tugas pokoknya dengan baik.

Agus berpesan kepada para pejabat baru agar terus berinovasi dan berkreasi, serta berani mengambil keputusan dan melakukan berbagai terobosan baru yang konstruktif dan bermanfaat bagi kemajuan organisasi yang dipimpinnya melalui pembinaan satuan yang berpedoman pada doktrin TNI AD.

Baca juga: Ditunjuk Jokowi Jadi Calon Panglima TNI, Ini Kegiatan Jenderal Agus Subiyanto 6 Hari Jabat KSAD

"Mari kita berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara ini. Banyak yang harus kita hadapi, mulai dari doktrin, pembinaan latihan, serta pembinaan satuan yang harus benar-benar turun ke lapangan," kata Agus.

Brigjen TNI Kristomei Sianturi yang kini resmi menjabat sebagai Kadispenad sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapendam Jaya, Asops Kasdam I/BB, Danrindam IM, dan terakhir sebagai Paban IV/Opsdagri Sops TNI.

Acara Sertijab juga dirangkaikan dengan acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat 37 Perwira Tinggi (Pati) TNI AD. 

Terdapat sembilan Pati berpangkat Bintang Dua (Mayor Jenderal) dan 28 Pati berpangkat Bintang Satu (Brigadir Jenderal), baik yang bertugas di dalam maupun di luar struktur organisasi TNI AD yang melaporkan kenaikan pangkatnya kepada Agus. 

Profil Jenderal Agus Subiyanto

Agus Subiyanto lahir di Cimahi, 5 Agustus 1967 sehingga saat ini, umurnya 56 tahun.

Suami dari Evi Sophia Indra ini merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991 yang berpengalaman dalam Infanteri (Kopassus).

Agus Subiyanto merupakan sosok perwira TNI yang berpengalaman di berbagai satuan di dalam dan luar lingkungan TNI AD.

Di dalam lingkungan satuan TNI AD, Agus Subiyanto pernah berkiprah di Kopassus, Divisi 2 Kostrad, Seskoad, Denma Mabesad, Rindam, hingga Pussenif Kodiklatad.

Di Kopassus, perwira tinggi TNI tersebut pernah menduduki jabatan Komandan Batalyon 22 Grup 2 Kopassus dan Kepala Penerangan Kopassus.

Ia juga tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Asisten Operasi Divisi 2/Kostrad pada 2011, Dosen Madya Seskoad pada 2015, dan Denma Mabesad pada 2015-2016.

Selain itu, Agus Subiyanto juga tercatat pernah menjabat sebagai Pamen Denma Mabes TNI pada 2018-2019 dan Wakil Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri Komando Pendidikan dan Latihan (Wadanpussenif Kodiklat) pada 2019-2020.

Di jajaran Komando Teritorial, Agus Subiyanto juga tercatat pernah menjabat sebagai Komandan Kodim 0735/Surakarta pada 2009-2011.

Kemudian, ia pernah menjadi Asisten Operasi Kasdam I/Bukit Barisan pada 2014-2015, Komandan Rindam II/Sriwijaya 2016-2017, Komandan Korem 132/Tadulako pada 2017-2018, dan Komandan Korem 061/Suryakancana pada 2020.

Agus Subiyanto juga pernah menjabat sebagai Komandan Paspampres pada 2020-2021.

Selain itu, Agus Subiyanto juga aktif di media sosial yaitu Instagram dengan akun @91agussubiyanto dengan jumlah follower lebih dari 16 ribu.

Akun Instagram yang dimiliki KSAD, Jenderal Agus Subiyanto
Akun Instagram yang dimiliki KSAD, Jenderal Agus Subiyanto .

Baca juga: DPR: Ada Isu Letjen Maruli dan Letjen Suharyanto Jadi Kandidat Kuat KSAD Gantikan Agus Subiyanto

Daftar Harta Kekayaan

Mengutip dari elhkpn.kpk.go.id, kepemilikan tanah menyumbang mayoritas harta kekayaan Agus Subiyanto.

Ayah tiga anak itu mempunyai 11 bidang tanah yang berada di sejumlah daerah dengan nilai sebesar Rp 16 miliar.

Misalnya Bandung Barat, Pangandaran, Bandung, Cimahi, Jakarta Timur, Bogor, dan Poso.

Sementara itu, di garasinya, Agus Subiyanto hanya memiliki satu mobil Nissan yang nilanya Rp 70 juta.

Aset lain yang dipunyainya adalah harta bergerak lainnya serta kas dan setara kas.

Masing-masing nilainya Rp 1,59 miliar dan Rp 1,63 miliar.

Selengkapnya, inilah daftar harta kekayaan terbaru dari Agus Subiyanto:

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 16.030.690.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/45 m2 di KAB / KOTA BANDUNG BARAT, HASIL SENDIRI Rp 715.000.000

2. Tanah Seluas 898 m2 di KAB / KOTA PANGANDARAN, HASIL SENDIRI Rp 2.024.990.000

3. Tanah Seluas 240 m2 di KAB / KOTA KARANGANYAR, HASIL SENDIRI Rp 528.000.000

4. Tanah Seluas 162 m2 di KAB / KOTA BANDUNG BARAT, HASIL SENDIRI Rp 1.650.000.000

5. Tanah Seluas 2000 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, HASIL SENDIRI Rp 3.300.000.000

6. Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/45 m2 di KAB / KOTA BANDUNG BARAT, HASIL SENDIRI Rp 715.000.000

7. Tanah Seluas 20050 m2 di KAB / KOTA POSO, HASIL SENDIRI Rp 16.500.000

8. Tanah Seluas 710 m2 di KAB / KOTA KOTA CIMAHI , HASIL SENDIRI Rp 2.499.200.000

9. Tanah Seluas 510 m2 di KAB / KOTA KOTA CIMAHI , HASIL SENDIRI Rp 1.795.200.000

10. Tanah Seluas 149 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp 655.600.000

11. Tanah Seluas 1184 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp 2.131.200.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp 70.000.000

1. MOBIL, NISSAN MINI BUS Tahun 2011, HASIL SENDIRI Rp 70.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 1.599.250.000

D. SURAT BERHARGA Rp 0

E. KAS DAN SETARA KAS Rp 1.638.336.593

F. HARTA LAINNYA Rp 0

Sub Total Rp 19.338.276.593

UTANG Rp 0

TOTAL HARTA KEKAYAAN Rp 19.338.276.593

Dekat dengan Jokowi

Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto usai proses pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/10/2023). Presiden Joko Widodo melantik Letnan Jenderal TNI Agus Subiyabto sebagai KSAD menggantikan Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto usai proses pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/10/2023). Presiden Joko Widodo melantik Letnan Jenderal TNI Agus Subiyabto sebagai KSAD menggantikan Jenderal TNI Dudung Abdurachman. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Agus Subiyanto disebut-sebut sebagai salah satu perwira TNI yang dekat dengan Presiden Jokowi.

Sebab, sejumlah tugas yang pernah diembannya tak jauh atau setidaknya berada di lingkaran dekat Jokowi.

Pertama, saat Agus Subiyanto menjabat sebagai Komandan Kodim 0735/Surakarta pada 2009-2011.

Pada tahun itu, Jokowi masih berada di Solo dan menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Artinya, Jokowi dan Agus Subiyanto sering bekerja bersama sebagai sesama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kota Batik tersebut.

Kedua, saat Agus Subiyanto bertugas sebagai Komandan Korem 061/Suryakancana tahun 2020.

Saat itu, Jokowi telah menjadi presiden untuk dua periode.

Jokowi pun kerap berada di Istana Kepresidenan Bogor yang tentunya masuk dalam wilayah pengamanan Korem 061/Suryakancana.

Terakhir, Agus menjabat Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) pada 2020.

Mayjen Agus Subiyanto dipercaya sebagai Danpaspampres Jokowi selama setahun.

Pengawal Presiden itu pun kemudian dipromosi menjadi Pangdam III/Siliwangi pada 2021.

Hanya menjabat posisi Pangdam selama lima bulan, Agus Subiyanto lantas menjadi orang nomor dua TNI di matra Angkatan Darat per Februari 2022.

Terbaru pada minggu lalu, tepatnya Rabu (25/10/2023), Jenderal Agus Subiyanto dilantik menjadi KSAD.

Ia menggantikan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman yang memasuki masa pensiun.

Kini, baru 6 hari menduduki jabatan KSAD, Agus Subiyanto menjadi calon Panglima TNI.

Andai disetujui menjadi Panglima TNI, maka ia menjadi KSAD dengan masa jabatan terpendek atau kurang dari dua bulan.

Sebab, Agus Subiyanto akan menggantikan Panglima TNI saat ini, Laksamana Yudo Margono yang segera pensiun pada akhir November 2023.

Baca juga: Agus Subiyanto Disebut Terlalu Cepat Jadi Panglima TNI, Bandingkan dengan Eks Kapolri & KSAU Ini

Jadi Calon Tunggal Panglima TNI

Kepastian Jenderal Agus Subiyanto menjadi calon Panglima TNI disampaikan langsung oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Puan menyatakan, hal tersebut diketahui saat menerima surat presiden (surpres) mengenai pergantian Panglima TNI.

"Pada kesempatan ini saya akan umumkan nama calon pengganti dari Panglima TNI Laksamana Yudo Margono."

"Nama yang diusulkan presiden adalah Jenderal TNI Agus Subiyanto SE Msi yang saat ini menjabat sebagai KSAD," kata Puan dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (31/10/2023).

Nantinya, kata Puan, DPR RI akan mulai memproses surpres penggantian calon panglima TNI tersebut sesuai aturan yang berlaku.

"Karenanya sesuai dengan mekanisme yang ada DPR akan memulai proses dari mekanisme di DPR untuk bisa menindaklanjuti surat usulan calon Panglima tersebut sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada di DPR," katanya.

Lebih lanjut, Puan berharap, proses pergantian calon Panglima TNI bisa berjalan dengan lancar.

Dengan begitu tidak ada kekosongan panglima TNI dalam masa pergantian tersebut.

"Semoga proses ini bisa berjalan dengan lancar dan baik, sehingga penggantian atau panglima TNI yang akan datang bisa berjalan dengan baik dan tidak ada kekosongan panglima TNI yang akan datang," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Igman Ibrahim/Gita Irawan)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas