Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kisah Lulusan S3 Jadi Muthawif Maktour di Tanah Suci

Keberhasilan penyelenggaraan umrah dan haji tidak lepas dari jasa para Muthawif di Tanah Suci.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kisah Lulusan S3 Jadi Muthawif Maktour di Tanah Suci
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
Muthawif biro travel haji khusus dan umrah Maktour, Irwan Sasmita. 

Selepas menempuh jalur akademis, Irwan memutuskan sekolah di Kota Suci Mekkah dengan berbekal beasiswa dari pesantren.

Selama sekolah di Mekkah, Irwan bertemu banyak rekannya yang juga berasal dari Lombok.

Ternyata banyak teman Irwan yang menjadi Muthawif di Maktour.

Itulah langkah awal Irwan berkenalan dengan Maktour. Dirinya kemudian memutuskan menjadi Muthawif di Maktour.

Irwan mengaku banyak pengalaman berkesan selama menjadi Muthawif di Maktour.

Hubungan menjadi Muthawif Maktour, menurut Irwan, dapat meningkatkan rasa kekeluargaan dengan jemaah asal Indonesia.

"Jadi ketika menjadi Muthawif untuk sesama bangsa Indonesia warga Indonesia, hubungan kekeluargaan kita dapatkan, ukhuwah wathaniyah kita ada. Jalinan kekeluargaan juga ada," kata Irwan.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Irwan, Maktour memiliki standar yang sangat berkualitas dalam memberikan pelayanan kepada jemaah.

Para Muthawif, kata Irwan, mendapatkan pelatihan dan pembekalan agar dapat pelayani jemaah dengan baik.

"Di Maktour, di samping kita melayani tamu tamu Allah. Kita juga diberikan pembekalan. kita diberikan pelatihan. Bagaimana menjamu tamu Allah yang baik. Bagaimana memperhatikan jemaah dengan baik. kemudian kita diajarkan planning agar tamu Allah SWT puas dengan layanan di tanah suci," jelas Irwan.

Maktour, kata Irwan, memiliki standar yang sangat baik dalam pemberian layanan yanh berkualitas untuk jemaah.

Sosok pimpinan YANMU NW Praya, Prof. Dr. TGH. Zaenal Arifin Munir, Lc., M.Ag, menurut Irwan, memiliki andil besar pada dirinya dari sisi spiritual dan emosional.

Dirinya mengaku mendapatkan pengarahan untuk berkuliah di S2 dan S3 dari TGH Zaenal Arifin.

"Di samping mengarahkan dan memberikan pemikiran dan yang tidak kalah pentingnya adalah memberikan beasiswa untuk nelanjutkan studi saya di S2, S3 hingga ke Mekkah," ungkapnya.

Irwan berharap Maktour terus menjadi travel nomor satu di Indonesia dan berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada jemaah.

"Semakin banyak untuk memilih travel maktour menjadi jembatan ke Baitullah. Saya saya merasa terhormat juga bisa bergabung dan bisa melayani Tuhan," pungkas Irwan.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas