Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Terjebak di Pelabuhan Merak, Para Pemudik Menghibur Diri dengan Ngabuburit di Tepian Dermaga

Mayoritas para pemudik yang menunggu saat ini adalah para calon penumpang yang telah bertolak sejak pagi hari berasal dari daerah Jabodetabek.

Penulis: Alfarizy Ajie Fadhillah
Editor: Muhammad Zulfikar
zoom-in Terjebak di Pelabuhan Merak, Para Pemudik Menghibur Diri dengan Ngabuburit di Tepian Dermaga
Tribunnews.com/Alfarizy AF
Para pemudik tampak menikmati waktu sore hari di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Sabtu (6/4/2024). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alfarizy AF

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelabuhan Merak masih terus ramai sampai sore hari pada H-4 Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Sabtu (6/4/2024).

Para pemudik yang kendaraannya tertahan pun mengisi waktunya dengan ngabuburit di tepian dermaga yang berlokasi di Cilegon, Banten.

Baca juga: Akses ke Pelabuhan Merak Lumpuh, Kendaraan Mengular Sampai 15 Kilometer

Hal tersebut tentu hal yang wajar, mengingat kejenuhan mereka yang harus dirasakan untuk mengantre giliran masuk kapal penyeberangan.

Tampak para pemudik sibuk mengabadikan momen senja hari di ujung Pulau Jawa tersebut.

Tak sedikit juga yang hanya duduk melamun sembari menikmati sang surya tenggelam.

Baca juga: Puncak Arus Mudik Lebaran 2024 di Pelabuhan Merak Terjadi Hari Ini, Tiket Penyeberangan Ludes

Tiba-tiba kerumunan pemudik pun langsung membubarkan diri. Ternyata azan Magrib telah berkumandang, sekaligus penanda untuk berbuka puasa.

BERITA REKOMENDASI

"Buka, buka, buka," pekik satu diantara pemudik yang berada di sekitar dermaga.

Mayoritas para pemudik yang menunggu saat ini adalah para calon penumpang yang telah bertolak sejak pagi hari berasal dari daerah Jabodetabek.

Seperti diketahui, arus mudik ke kawasan Merak sempat mengalami kepadatan karena terjadi Delay System.

Diberitakan sebelumnya, Kakorlantas Polri, Irjen Pol Aan Suhanan, mengatakan bahwa kepadatan kendaraan tersebut bukanlah kemacetan, melainkan antrean masuk ke pelabuhan.

"Delay sistem, tidak bisa kami masukkan ke Pelabuhan, jadi kami akan kontraproduktif nanti (jika diteruskan), malah akan merugikan masyarakat, terdampak semua," ucap Aan.

"Itu bukan kemacetan sebenarnya, itu antrean untuk masuk ke Pelabuhan," paparnya kepada awak media, di Kantor ASDP, Cilegon, Sabtu (6/4/2024).

Aan Suhanan mengatakan antrean tersebut merupakan langkahnya untuk mengatur flow kendaraan yang ingin masuk ke area pelabuhan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas