Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Suami Dapat Cuti Melahirkan, Perannya Dukung Keberhasilan ASI Eksklusif Selama 6 Bulan

Suami dapat bantu istri mencapai golden period untuk keberhasilan ASI eksklusif. Istri diharapkan beristirahat dan fokus mengasihi sang buah hati.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Suami Dapat Cuti Melahirkan, Perannya Dukung Keberhasilan ASI Eksklusif Selama 6 Bulan
Shutterstock
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPR RI baru saja mengesahkan Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) menjadi Undang-Undang.

Dalam UU KIA mengatur ibu pekerja berhak mendapat cuti melahirkan paling singkat 3 bulan pertama dan paling lama 3 bulan berikutnya jika terdapat kondisi khusus.

Di sisi lain masih dalam UU yang sama juga diatur hak cuti bagi suami selama 2-5 hari.

Kebijakan ini disambut hangat dan positif lantaran memberi banyak manfaat pada anak, ibu bekerja, maupun ayah.

Disampaikan Praktisi kesehatan Dr Ngabila Salama, ada beberapa poin penting dari hak cuti lahiran pada suami untuk mendampingi istri selama 2-5 hari.

Baca juga: Ibu Pekerja Sambut Baik Cuti Melahirkan Kini 6 Bulan, Tapi Keluhkan Cuti Suami Hanya 5 Hari

Suami dapat membantu istri untuk mencapai golden period untuk keberhasilan ASI eksklusif diawal-awal kehidupan anak.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam fase ini, istri diharapkan bisa beristirahat dan fokus mengasihi sang buah hati.

Sementara suami mendukung dengam menyiapakan segala kebutuhan termasuk makanan bergizi.

 "Di masa golden period ini, jika sudah berhasil mengeluarkan ASI dengan baik dan adekuat, tingkat keberhasilan ASI eksklusif 6 bulan akan lebih baik dan tentunya diteruskan pemberian ASI sampai selesai 2 tahun," kata dia kepada wartawan, Kamis (6/6/2024).

Ia menerangkan, 1-5 hari pertama ASI yang keluar disebut kolostrum atau cairan emas. Kolostrum sangat bermanfaat dan bernilai tinggi. 

Dengan suami membersamai istri dimasa-masa ini, kolostrum dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bayi baru lahir. 

Cairan ini berwarna kuning keemasan dan memiliki tekstur yang lebih kental daripada ASI dengan kandungan yang tidak ada pada susu formula apa pun seperk zat kekebalan imunoglobulin, karbohidrat, protein, lemak, vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin K, kalsium, kalium, zinc, antioksidan untuk menjaga imunitas baik. 

Adapun manfaat kolostrum adalah baik bagi pencernaan, imunitas, pemenuhan vitamin mineral dan nutrisi, mencegah bayi kuning serta mendukung proses tumbuh kembang bayi.

Kemudian, periode 7-14 hari pascamelahirkan biasanya seorang ibu mengalami baby blues syndrome, depresi, gangguan kecemasan diakibatkan perubahan hormon sesudah persalinan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas