Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Profil Hunter Lee Soik, Pemateri Asal Korsel saat Pembekalan Calon Menteri Prabowo

Berikut profil dari Hunter Lee Soik yang menjadi salah satu pembicara saat pembekalan calon menteri Prabowo di Hambalang.

Penulis: Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor: Febri Prasetyo
zoom-in Profil Hunter Lee Soik, Pemateri Asal Korsel saat Pembekalan Calon Menteri Prabowo
YouTube TED Archive
Hunter Lee Soik, salah satu pemateri dalam pembekalan calon menteri Prabowo Subianto yang digelar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (16/10/2024). 

TRIBUNNEWS.COM - Pembekalan calon menteri presiden terpilih Prabowo Subianto yang digelar di kediamannya di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (16/10/2024) lalu diisi pemateri dari luar negeri.

Adapun salah satunya adalah Hunter Lee Soik.

Berdasarkan catatan yang diterima Tribunnews.com pada Kamis (17/10/2024), Hunter Lee Soik memberikan materi tentang cara peningkatan gross domestic product (GDP) atau produk domestik bruto.

Lalu seperti apa sosok Hunter Lee Soik ini?

Profil Hunter Lee Soik

Dikutip dari akun LinkedIn miliknya, Hunter Lee Soik merupakan sosok kelahiran Seoul, Korea Selatan, dan besar di Amerika Serikat (AS).

Dia merupakan Founder dan Executive Chairperson dari Enso Group.

Adapun perusahaan itu berada di Hong Kong dan berfokus pada investasi teknologi.

BERITA REKOMENDASI

Dalam perjalanan kariernya, Hunter bekerja dalam enam tahun terakhir untuk Pemerintahan Dubai terkait ekosistem teknologi.

Baca juga: Melihat Posisi Duduk Calon Menteri Saat Simak Pengarahan Prabowo, Barisan Paling Depan Jadi Menko?

Dia berperan dalam pembentukan regulasi serta kebijakan berbasis teknologi untuk pemerintahan di Dubai.

Selain itu, dia juga menjabat sebagai Kepala Inovasi dan Masa Depan untuk Otoritas Zona Bebas di Bandara Dubai (DAFZA).

Dalam penjelasannya, DAFZA telah berkontribusi terhadap 4,7 persen PDB Dubai.

Hunter juga tercatat memimpin tim hibridia yang terdiri dari tiga spesialis dan 42 orang top tier untuk pengembangan mekanisme, alat, dan teknik pembentukan budaya intrapreneurial bagi organisasi.

Sebelum di DAFZA, Hunter juga dipercaya menjadi Kepala Komunitas Global untuk organisasi kemanusiaan, Dubai Future Foundation.

Adapun organisasi itu diketuai oleh Putra Mahkota Dubai, Sheikh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas