Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BPOM, Bapanas, dan Barantin Jamin Anggur Shine Muscat di Indonesia Tak Berbahaya

Dari hasil uji residu, sampel anggur shine muscat dinyatakan tidak mengandung senyawa berbahaya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in BPOM, Bapanas, dan Barantin Jamin Anggur Shine Muscat di Indonesia Tak Berbahaya
FB FDA Thailand/The Nation
Anggur shine muscat yang diimpor dari China. 

Semua pengujian dengan parameter uji residu pestisida chlorpyrifos memperlihatkan hasil tidak terdeteksi chlorpyrifos.

Taruna Ikrar kemudian mengimbau agar masyarakat menjadi konsumen yang cerdas dalam membeli dan mengonsumsi makanan. 

Masyarakat  diimbau mengenali dan memilih pangan yang aman dan bermutu. 

Memerhatikan, dan menerapkan cara penyimpanan pangan yang baik.

"Lalu, untuk buah-buahan yang dapat dikonsumsi langsung tanpa dikupas, disarankan untuk mencuci terlebih dahulu dengan air bersih [sebelum dikonsumsi],” imbau Taruna Ikrar.

Kepala BPOM juga mengingatkan pelaku usaha, termasuk importir, distributor, dan pengecer, untuk selalu mematuhi peraturan dan standar keamanan pangan yang telah ditetapkan.

Selain juga menjaga dan memastikan agar pangan yang diedarkan aman untuk dikonsumsi masyarakat. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Pelaku usaha yang tidak mematuhi peraturan dan standar akan kami tindak tegas sesuai peraturan yang berlaku," tambah Taruna Ikrar kembali.

Sebagai langkah selanjutnya, BPOM bersama Bapanas dan Barantin akan terus melakukan pengawasan secara ketat terhadap anggur shine muscat yang masuk ke pasar Indonesia.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak khawatir karena seluruh prosedur pengawasan dan pemeriksaan telah dilakukan dengan cermat dan teliti. 

 

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas