Perbaikan Tata Kelola Subsidi BBM Dapat Perbaiki Kualitas Udara
Penggunaan BBM yang tidak ramah lingkungan dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan menurunkan produktivitas.
Editor:
Dodi Esvandi
Pemerintah Indonesia menerapkan baku mutu standar Euro 4 untuk industri otomotif pada 2022. Hal ini cukup tertinggal dibandingkan dengan negara berkembang lain.
Di Asia Tenggara, Indonesia tertinggal cukup jauh dari Vietnam.
Vietnam, telah menerapkan standar Euro 4 pada tahun 2005 untuk kendaraan berat.
Sementara untuk mobil penumpang, Vietnam bahkan telah menerapkan Euro 5 untuk mobil penumpang pada tahun 2009.
India bahkan telah menerapkan standar Euro 6 untuk sepeda motor, mobil penumpang dan mobil berat pada 2014.
Baca juga: BPH Migas Akan Batasi Volume Penyaluran BBM Solar Bersubsidi
Anggaran Subsidi Berpotensi Membengkak
Indonesia saat ini sedang berupaya meningkatkan adopsi Euro 4.
Namun, peningkatan kualitas BBM menuju Standar Euro-4 dapat menambah anggaran subsidi.
Volume konsumsi dan anggaran subsidi untuk BBM mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Menurut kajian CORE, ada 3 skenario yang bisa digunakan untuk mendorong adopsi Euro 4 di Indonesia.
Pertama, pemerintah menaikkan anggaran subsidi untuk penggunaan BBM Euro-4.
Kenaikan harga BBM akibat peningkatan kualitas ditanggung seluruhnya oleh pemerintah.
Kedua, dengan kenaikan harga universal.
Pemerintah mempertahankan anggaran subsidi di tingkat saat ini.
Sementara itu, kenaikan harga BBM akibat peningkatan kualitas seluruhnya ditanggung oleh masyarakat.
Skenario ketiga pembatasan subsidi BBM.
Baca tanpa iklan