Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

5 Poin Penting Surat Terbuka IDAI untuk BGN Berkait Kasus Keracunan MBG

Dalam surat terbuka tersebut, IDAI menegaskan sejumlah hal yang perlu segera diperhatikan pemerintah dan seluruh pemangku kebijakan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in 5 Poin Penting Surat Terbuka IDAI untuk BGN Berkait Kasus Keracunan MBG
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
PERAWATAN KORBAN - Pelajar korban keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (25/9/2025). Korban keracunan MBG terjadi di Kecamatan Cipongkor dan Cihampelas sejak Senin (22/9/2025) hingga Kamis (25/9/2025), mencapai lebih dari 1.200 orang. (TRIBUN JABAR/GANI KIRNIAWAN) 

Setiap kesalahan dalam penyediaan makanan bisa berdampak besar terhadap kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang mereka.

“Stop keracunan pada MBG," imbaunya. 

Dalam pernyataannya, IDAI juga menegaskan kesiapan untuk bekerja sama dengan berbagai pihak. 

“IDAI siap bekerja sama dengan pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk memastikan Makan Bergizi Gratis benar-benar memberikan manfaat kesehatan, gizi, dan masa depan yang lebih baik bagi anak Indonesia,” lanjut pernyataan tersebut.

Kolaborasi lintas sektor bisa menjadi kunci utama program MBG berjalan sesuai tujuan awal yaitu menyehatkan.

(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas