5 Poin Penting Surat Terbuka IDAI untuk BGN Berkait Kasus Keracunan MBG
Dalam surat terbuka tersebut, IDAI menegaskan sejumlah hal yang perlu segera diperhatikan pemerintah dan seluruh pemangku kebijakan.
Tayang:
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Willem Jonata
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
PERAWATAN KORBAN - Pelajar korban keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (25/9/2025). Korban keracunan MBG terjadi di Kecamatan Cipongkor dan Cihampelas sejak Senin (22/9/2025) hingga Kamis (25/9/2025), mencapai lebih dari 1.200 orang. (TRIBUN JABAR/GANI KIRNIAWAN)
Setiap kesalahan dalam penyediaan makanan bisa berdampak besar terhadap kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang mereka.
“Stop keracunan pada MBG," imbaunya.
Dalam pernyataannya, IDAI juga menegaskan kesiapan untuk bekerja sama dengan berbagai pihak.
“IDAI siap bekerja sama dengan pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk memastikan Makan Bergizi Gratis benar-benar memberikan manfaat kesehatan, gizi, dan masa depan yang lebih baik bagi anak Indonesia,” lanjut pernyataan tersebut.
Kolaborasi lintas sektor bisa menjadi kunci utama program MBG berjalan sesuai tujuan awal yaitu menyehatkan.
(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)
Berita Populer
Berita Terkini
Baca tanpa iklan