Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Riwayat dan Jejak Hacker Bjorka: Bocorkan Jutaan Data NPWP hingga Retas Dokumen Jokowi

Bjorka kembali jadi sorotan usai WFT ditangkap. Ia diduga hacker di balik kebocoran data besar 2022–2023.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Riwayat dan Jejak Hacker Bjorka: Bocorkan Jutaan Data NPWP hingga Retas Dokumen Jokowi
Twitter @bjorkanism
BJORKA - Penangkapan pemuda berinisial WFT di Sulawesi Utara menguak kembali sosok Bjorka, hacker misterius yang mengguncang Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM - Hacker Bjorka sedang menjadi sorotan.

Hal ini setelah aparat Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya menangkap pelaku. 

Berdasarkan keterangan dari polisi, Bjorka merupakan nama identitas di dunia maya yang dilakukan pria berinisial WTF (22).

Aparat Polda Metro Jaya menangkap WTF di Rumah Jaga V, Desa Totolan, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara pada Selasa (23/9/2025).

WFT diduga kuat merupakan sosok di balik akun hacker yang mengatasnamakan dirinya Bjorka.

Meski mengaku menggunakan nama Bjorka sejak 2020, polisi masih menyelidiki apakah WFT adalah sosok yang benar-benar berada di balik deretan peretasan besar pada 2022–2023. 

“Yang Opposite, ya mungkin. Karena di internet, everybody can be anybody. Itu masih dalam penyelidikan,” ujar Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, Kamis (2/10/2025). 

Rekomendasi Untuk Anda

Riwayat dan Jejak Hacker Bjorka

Kasus peretasan data yang melibatkan sosok dengan identitas Bjorka sempat menghebohkan publik Indonesia pada periode 2022–2023. 

Aksinya memicu perdebatan soal keamanan siber nasional, tata kelola data publik, hingga keseriusan pemerintah dalam melindungi informasi sensitif masyarakat. 

Nama Bjorka pertama kali mencuat pada Agustus 2022. Ia mengunggah 26 juta data pelanggan IndiHome ke forum Breached.to. 

Data itu mencakup riwayat pencarian, nama pelanggan, alamat email, hingga NIK. 

Tak berhenti di situ, pada 31 Agustus 2022, Bjorka membagikan data registrasi kartu SIM milik jutaan pengguna Indonesia. 

Seminggu kemudian, 6 September 2022, giliran data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diklaim diretas, berisi informasi pemilih mulai dari nama, NIK, alamat, hingga status disabilitas. 

Bjorka semakin menyita perhatian ketika membocorkan dokumen yang diklaim surat menyurat Presiden ke-7 RI Joko Widodo, termasuk yang dilabeli “rahasia” dari Badan Intelijen Negara (BIN). 

Sesuai Minatmu
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas