Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
Live
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kepala BGN Ungkap Cerita di Balik Lahirnya Program Makan Bergizi Gratis

Dadan mengungkap, ia adalah salah satu dari enam orang tim pakar yang dibentuk untuk menyusun visi-misi dari pasangan Prabowo-Gibran. 

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • Program Makan Bergizi Gratis cita-cita lama Prabowo Subianto
  • Keinginan kuat Prabowo untuk memberi makan jutaan anak Indonesia
  • Program ini awalnya bernama 'Makan Siang Gratis'

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung Presiden RI Prabowo Subianto ternyata telah lama menjadi cita-citanya, berangkat dari keprihatinan mendalam terhadap kondisi anak-anak Indonesia. 

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan, keinginan kuat Prabowo untuk memberi makan jutaan anak Indonesia lahir dari pengalaman lapangannya yang sering turun ke daerah-daerah.

Baca juga: Survei Terbaru Penilaian Publik soal Program MBG, Dilanjutkan atau Dihentikan Sementara?

"Jadi, karena ini program sudah lama dicita-citakan oleh beliau dari pengalaman lapangan, operasi yang sering turun ke daerah-daerah. Beliau melihat bahwa banyak anak Indonesia itu yang pertumbuhannya kurang baik," kata Dadan. saat sesi wawancara khusus dengan Tribunnews di Kantor BGN, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Dadan, yang terlibat sejak awal, menceritakan bahwa program ini awalnya bernama 'Makan Siang Gratis'. 

Baca juga: Temuan Plester pada MBG di SDN Cisaat Gadis Sukabumi, Ini Kata Bupati dan Kepala Sekolah

Dadan mengungkap, ia adalah salah satu dari enam orang tim pakar yang dibentuk untuk menyusun visi-misi dari pasangan Prabowo-Gibran. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Salah satu program yang sering dibicarakan dan kemudian ditempatkan sebagai nomor satu untuk program hasil terbaik cepat adalah waktu itu namanya Makan Siang Gratis," ujarnya.

"Konsep yang ada sekarang berbasis konsep yang sudah dibuatkan oleh beberapa orang. Dan konsep yang dilaksanakan sekarang, kebetulan merupakan hasil pilot project yang saya laksanakan di Sukabumi," terang Dadan.

Seiring kemenangan Prabowo dalam Pilpres, diskusi mengenai program ini semakin intensif. Sang Presiden punya keinginan khusus. Program ini harus dijalankan oleh sebuah badan, bukan kementerian.

"Karena beliau tidak ingin program ini dilaksanakan dalam bentuk kementerian. Maka dibentuklah apa yang disebut dengan Badan Gizi Nasional," jelas Dadan.

Dadan mengisahkan momen mengejutkan saat dirinya ditawari untuk memegang tampuk kepemimpinan BGN.

"Dan kemudian ketika mencari orang untuk menjadi kepala badan saat itu, beliau mempertimbangkan beberapa orang. Dan ketika satu pertemuan, tiba-tiba beliau bertanya, 'Berani gak memimpin?' gitu," ujar Dadan tentang percakapannya dengan Prabowo.

Berikut petikan wawancara bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dengan Tribunnews.com:

Tanya: Bapak waktu itu dilantik sebelum Pak Prabowo dilantik. Apakah kemauan datang dari diri sendiri atau?

Jawab: Saya menjadi Kepala Badan Gizi atas keinginan dan permintaan Pak Presiden Prabowo Subianto. Dan jauh sebelum beliau dilantik, kita sudah membicarakan program ini kan sejak Juni 2023. Kita launching program ini tanggal 15 Agustus 2023, jauh sebelum pilpres dilakukan. Jadi, Program ini sudah lama dicita-citakan oleh beliau dari pengalaman lapangan, operasi yang sering turun ke daerah-daerah.  Dan konsep yang dilaksanakan sekarang, kebetulan merupakan hasil pilot project yang saya laksanakan di Sukabumi.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas