Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hendri Satrio: Gibran Harus Dipaksa Kerja Agar Tak Buang-buang Duit Negara

Hendri Satrio menilai Presiden Prabowo harus memaksa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk bekerja supaya uang negara tidak terbuang sia-sia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Hendri Satrio: Gibran Harus Dipaksa Kerja Agar Tak Buang-buang Duit Negara
Foto: Sekretariat Wakil Presiden
WAPRES GIBRAN - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri Gudang Arang Merauke, 16 September 2025. Analis politik menilai Presiden Prabowo Subianto harus memaksa Gibran untuk bekerja supaya uang negara tidak terbuang sia-sia. 

Ringkasan Berita:
  • Pengamat politik Hendri Satrio menilai Gibran Rakabuming Raka harus dipaksa bekerja untuk rakyat
  • Program Lapor Mas Wapres disorot keefektivitasannya
  • Gap antara Prabowo dengan para menteri dinilai jauh

TRIBUNNEWS.COM - Analis politik sekaligus pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio menilai Presiden Prabowo Subianto harus memaksa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk bekerja supaya uang negara tidak terbuang sia-sia.

Hal itu disampaikan dalam dialog Overview Tribunnews dengan tema 'Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran' pada Rabu (22/10/2025).

Dalam satu tahun pemerintahan Prabowo, pria yang akrab disapa Hensa itu pada intinya menilai gap antara Prabowo dengan para menteri harusnya diperkecil.

Selain itu, peran Gibran sebagai Wapres harus terlihat.

"Gibran itu sebagai wakil presiden dia harus dipaksa untuk kerja, harus dikasih kerjaan dia. Kalau enggak buang-buang duit negara ini kan menggaji pejabat yang enggak kerja gitu," ungkap Hensa.

"Jadi menurut saya kontribusinya harus dipaksa, harus ada dan harus dipaksa dia berkecimpung di pemerintahan ini walaupun Pak Prabowo enggak pengin," imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Hensa juga menyoroti program 'Lapor Mas Wapres' yang dibuat Gibran.

"Lapor Mas Wapres tuh sebenarnya jalan enggak, kalau Lapor Mas Wapres yang lapor ada cuma enggak ditindaklanjuti kan percuma juga."

"Tapi budget buat menggaji Wapres itu besar loh dan semua biaya-biaya operasional yang lain," ujarnya.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membuka posko layanan aduan masyarakat 'Lapor Mas Wapres' mulai Senin (11/11/2024).
LAPOR MAS WAPRES - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membuka posko layanan aduan masyarakat 'Lapor Mas Wapres' mulai Senin (11/11/2024). (Instagram @gibran_rakabuming)

Baca juga: Mengulas Catatan Satu Tahun Kinerja Pemerintahan Presiden Prabowo di Sektor Hukum

Tentang Satu Tahun Kepemimpinan Prabowo

Pada kesempatan itu, Hendri Satrio juga menilai pada satu tahun pemerintah Prabowo, banyak program yang disasarkan untuk masyarakat miskin.

Mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), cek kesehatan gratis, Sekolah Rakyat, hingga Koperasi Merah Putih.

"Tapi apakah semuanya itu berjalan lancar? Kan enggak ya. MBG ada terus yang keracunan, kemudian Koperasi Merah Putih, bahkan pemerintah tidak punya program komunikasi untuk menjelaskan kepada publik, kepada rakyat apa itu koperasi sesungguhnya," ungkap Hensa. 

Hensa juga menyoroti masalah terbesar Prabowo dalam satu tahun kepemimpinan adalah gap (jarak) yang cukup panjang antara dirinya dengan menteri-menteri.

"Jadi gap-nya itu panjang betul Prabowo secara elitis kemudian secara intelektual mungkin dia memahami gitu ya program-programnya dia mesti apa aja."

Hensa menilai Prabowo memiliki cita-cita mulia untuk kesejahteraan rakyat.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas