Tata Cara dan Niat Shalat Sunnah Safar: Amalan Rasulullah saat Bepergian Jauh
Shalat sunnah safar dua rakaat dilakukan sebelum meninggalkan rumah, berikut tata cara pelaksanaan dan bacaan niatnya.
Penulis:
Lanny Latifah
Editor:
Sri Juliati
Adapun tata caranya dimulai dengan membaca niat sebagai berikut:
أُصَلِّي سُنَّةَ السَّفَرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushalliî sunnatas safari rak’ataini lillâhi ta’âla
Artinya, “Saya niat shalat sunnah perjalanan dua rakaat karena Allah ta’âla.”
Jumlah rakaat shalat safar adalah dua rakaat, sebagaimana shalat sunah pada umumnya.
Tidak ada bacaan khusus setelah surat Al-Fatihah, sehingga seseorang boleh membaca surat atau ayat apa pun.
Namun, Imam an-Nawawi dalam kitab Al-Majmū‘ Syarh al-Muhadzdzab menganjurkan untuk membaca surat Al-Kafirun pada rakaat pertama dan surat Al-Ikhlas pada rakaat kedua.
Perlu dipahami bahwa shalat safar memiliki makna spiritual yang mendalam.
Ia bukan sekadar rutinitas, melainkan pengajaran tentang adab memulai perjalanan dengan hati yang bersih dan niat yang lurus.
Dalam Islam, bepergian tidak hanya berkaitan dengan tujuan duniawi, tetapi juga merupakan ujian keimanan dan bentuk ketundukan terhadap takdir Allah di sepanjang perjalanan.
(Tribunnews.com/Latifah)
Baca tanpa iklan