Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ā—

2 Tokoh Nasional yang Disebut Tekan Eks Dirut Pertamina soal Perusahaan Riza Chalid adalah Pejabat

Siapa tokoh nasional yang menekan eks Dirut Pertamina agar memperhatikan perusahaan Riza Chalid, belum terungkap.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 2 Tokoh Nasional yang Disebut Tekan Eks Dirut Pertamina soal Perusahaan Riza Chalid adalah Pejabat
via KOMPAS.com
KASUS MINYAK MENTAH - Foto pengusaha minyak Riza Chalid dan anaknya, Kerry Adiranto Riza. Dalam sidang yang berlangsung pada Senin (27/10/2025), eks Dirut Pertamina, Karen Agustiawan, mengaku mendapat tekanan dari dua tokoh nasional agar memperhatikan perusahaan Riza Chalid. 

"Karena saya sudah menyatakan mengundurkan diri dan kewenangannya sudah dicabut, tidak boleh memutuskan segala sesuatu yang strategis," jelas Karen.

Karen kemudian membacakan risalah rapat direksi.

Dalam rapat itu diputuskan direksi menarik dan mengambil alih kewenangan direktur utama mengenai pekerjaan jasa penerimaan, penyimpanan, dan penyerahan BBM di Merak, Banten dengan nilai kontrak senilai Rp2,7 triliun.Ā 

Selanjutnya, rapat direksi memberikan wewenang kepada direktur pemasaran dan niaga untuk menyetujui dan mengesahkan OE atau HPS, menetapkan pemenang penunjukkan langsung.

"Serta menandatangani perjanjian pekerjaan jasa penerimaan, penyimpanan, dan penyerahan BBM di Merak, Banten dengan key term sebagaimana terlampir."

"Keputusan direksi sebagaimana dimaksud pada angka di atas dianggap mulai berlaku sejak 28 April 2014," tutur Karen.

"Sehingga saya dicabut semua kewenangan saya terkait OTM ini semenjak 28 April 2014," imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Karen selanjutnya menyerahkan risalah rapat direksi tersebut kepada majelis hakim untuk menjadi barang bukti perkara tersebut.

Sebagai informasi, ada 18 tersangka dalam kasus Pertamina ini dengan enam di antaranya merupakan pihak swasta. Berikut daftarnya:

  1. Riva Siahaan (Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga)
  2. Sani Dinar Saifuddin (Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional)
  3. Yoki Firnandi (Direktur Utama PT Pertamina International Shipping)
  4. Agus Purwono (VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional)
  5. Maya Kusmaya (Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga)
  6. Edward Corne (VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga)
  7. Muhammad Kerry Adrianto Riza (beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa)
  8. Dimas Werhaspati (Komisaris PT Jenggala Maritim)
  9. Gading Ramadhan Joedo (Dirut PT Orbit Terminal Merak)
  10. Alfian Nasution (VP Supply dan Distribusi PT Pertamina (Persero) tahun 2011-2015)
  11. Hanung Budya Yuktyanta (Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina)
  12. Toto Nugroho (VP Integrated Supply Chain)
  13. Dwi Sudarsono (VP Crude and Trading PT Pertamina)
  14. Arief Sukmara (Direktur Gas Petrochemical Pertamina International Shipping)
  15. Hasto Wibowo (VP Integrated Supply Chain 2019-2020)
  16. Martin Haendra Nata (PT Trafigura Indra)
  17. Putra Harsono (PT Mahameru Kencana Abadi)
  18. Mohammad Riza Chalid (Beneficial owner PT Tanki Merak dan PT Orbit Terminal Merak)

Dalam kasus ini, Riza dan Kerry mendesak Pertamina untuk menyewa terminal BBM milik mereka.

Hal itu agar bisa PT Olitangking Merak diakuisisi dan dijadikan jaminan kredit bank oleh Riza Chalid. Meskipun kerjasama tersebut tidak memenuhi kriteria pengadaan.

Total kerugian negara seluruhnya dalam perkara ini mencapai Rp285 triliun.

Atas perbuatannya para terdakwa didakwa melanggar Pasal 3 Ayat (1) jo Pasal 18 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.Ā 

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Rahmat Fajar Nugraha, Kompas.com/Shela Octavia)

Sesuai Minatmu
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas