Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kemitraan Dapur MBG Ditutup, Transparansi dan Target Pembangunan 30.000 Dapur Disorot

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menutup portal Mitra Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), pada Kamis, 6 November 2025. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kemitraan Dapur MBG Ditutup, Transparansi dan Target Pembangunan 30.000 Dapur Disorot
HandOut/IST
KEMITRAAN DAPUR MBG - Sekretaris Eksekutif Said Aqil Sirodj (SAS) Institute, Abi Rekso bicara soal penutupan portal Mitra Dapur MBG oleh Badan Gizi Nasional, Kamis 6 November 2025. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menutup portal Mitra Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), pada Kamis, 6 November 2025. 

Hal ini sejalan dengan peryataan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya.

Dalam keterangannya, Sony Sonjaya belum menjelaskan secara rinci soal latar belakang utama adanya penutupan portal kerjasama mitra dapur.

Termasuk, soal target yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto soal pembentukan SPPG sebanyak 30.000 dapur.

Dimana, Sony Sonjaya mengklaim baru mencapai 8.471 dapur atau masih belum mencapai 30 persen dari angka yang ditargetkan Presiden.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Eksekutif Said Aqil Sirodj (SAS) Institute, Abi Rekso menduga penutupan ini karena adanya permasalahan besar dalam pengelolaan anggaran MBG.

SAS Institute adalah lembaga kajian yang berfokus pada isu sosial, keagamaan, dan kebijakan publik.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam posisinya, ia aktif menyampaikan pandangan lembaga terkait berbagai program pemerintah, termasuk mengangkat wacana penguatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berbasis kemanusiaan. 

Abi mengatakan, bahwa sudah banyak aduan masyarakat terkait adanya ‘pungli’ dalam program MBG. 

Sehingga, jika terorganisir praktik pungutan liar ini bisa menjadi dugaan kuat korupsi oknum pejabat BGN

Dia pun menduga bahwa praktik pungli-pungli itu juga yang menjadi latar belakang terjadinya keracunan masal program MBG ini.

“Ini saatnya teman-teman KPK dan Kejaksaan mulai bergerak untuk melakukan pengembangan atas dugaan korupsi di dalam program MBG. Program MBG ini mulia, tetapi tidak akan tercapai jika dijalankan oleh orang-orang yang serakah,” kata Abi Rekso, Jumat (7/11/2025).

Abi Rekso juga meyakini penutupan portal ini atas dasar perintah Presiden Prabowo Subianto.

Sehingga, pada saatnya oknum-oknum pejabat BGN yang selama ini diduga kuat melakukan praktik korupsi akan ditindak tegas secara hukum.

Dikutip dari Kompas.com, Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menutup portal pendaftaran mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas