Bahlil Minta Golkar Fokus pada Kebutuhan Mendesak Korban Bencana Sumatera
Golkar sudah menyalurkan dana sebesar Rp3 miliar sebagai dukungan awal bagi upaya penanganan kebencanaan.
Penulis:
Abdi Ryanda Shakti
Editor:
Malvyandie Haryadi
Ringkasan Berita:
- Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyampaikan duka atas bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
- Golkar menyiapkan dana Rp3 miliar sebagai dukungan awal penanganan bencana di tiga provinsi.
- Bahlil mengajak seluruh kader Golkar bergerak cepat, turun langsung, dan mendampingi warga terdampak.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menyampaikan duka dan belasungkawa atas insiden bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, hingga Sumatra Barat.
Hal tersebut dikatakan Bahlil setelah membuka kegiatan Musyawarah Daerah XI Partai Golkar Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Sabtu (29/11/2025).
"Dari tempat ini saya mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya saudara-saudara kita di beberapa daerah ya, di Sumbar, kemudian di Sumut dan Aceh akibat longsor," kata Bahlil.
Bahlil mengajak seluruh kader Golkar di seluruh Indonesia untuk bergerak cepat, saling membantu, dan turun langsung mendampingi warga terdampak.
Sebagai komitmen, kata Bahlil, DPP Partai Golkar sudah menyalurkan dana sebesar Rp3 miliar sebagai dukungan awal bagi upaya penanganan kebencanaan di tiga provinsi tersebut.
Ia menekankan bahwa bantuan ini bersifat cepat, terkoordinasi, dan berfokus pada kebutuhan paling mendesak masyarakat di lapangan.
"Dari laporan daerah, Partai Golkar di sekitar daerah terdampak sudah ikut membantu penanganan bencana,” tuturnya.
Di sisi lain, Bahlil juga menyerukan agar seluruh kantor Partai Golkar di berbagai daerah dijadikan posko bantuan.
Kantor-kantor partai juga diminta Bahlil untuk siap mengoordinasikan relawan apabila diperlukan untuk memperkuat penanganan situasi darurat di wilayah masing-masing.
Ia menutup imbauannya dengan menegaskan bahwa gotong royong adalah nilai dasar Partai Golkar yang harus diwujudkan secara nyata, terutama ketika masyarakat tengah menghadapi kesulitan besar akibat bencana.
“Ini saatnya kita hadir untuk rakyat, membantu dengan segala kemampuan yang kita miliki. Ayo kita bangkitkan kembali semangat kegotongroyongan,” tukas Bahlil.
Untuk informasi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) merilis jumlah korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).
Banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi itu dalam sepekan terakhir meninggalkan kerusakan besar.
Rumah warga hanyut, akses jalan terputus, hingga komunikasi padam di sejumlah wilayah.
Baca tanpa iklan