Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Ide Kado Natal untuk Anak, Pasangan, Orangtua, Saudara, dan Teman yang Low Budget

Natal adalah momen spesial umat Kristiani yang diperingati tiap 25 Desember, umumnya bisa dirayakan dengan berbagi kado spesial untuk orang terkasih.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ide Kado Natal untuk Anak, Pasangan, Orangtua, Saudara, dan Teman yang Low Budget
Warta Kota/Henry Lopulalan
KADO NATAL - Taman bernuansa pohon dan kado Natal di di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (23/12/2021). Berikut referensi ide kado low budget untuk anak, orangtua, pasangan, saudara, dan teman saat perayaan Natal 2025. 
Memuat video…

Tradisi perayaan Natal umumnya, adalah bertukar hadiah, menghias pohon Natal, menghadiri gereja, berbagi makanan dengan keluarga dan teman.

Natal berasal dari bahasa Latin Natalis, yakni Dies Natalis, yang berarti Hari Lahir.

Masyarakat dalam Imperium Romawi pernah menggunakan istilah ini untuk kelahiran dewa Sang Surya, dies natalis invicti yang berarti hari kelahiran matahari yang tak terkalahkan.

Hal ini dihubungkan dengan penyembahan kaisar sebagai dewa seperti matahari.

Demi kehormatannya sendiri sebagai ‘tuhan’ maka pada abad ke – 3, kaisar menetapkan perayaan hari kelahirannya pada 25 Desember.

Sejak abad ke-3 hingga abad ke-15 Natal dirayakan tanpa pergunjingan.

Dan pada masa pasca reformasi gereja, satu gerakan keagamaan melarang perayaan Natal.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada tahun 1600-an, Natal sempat dilarang di Inggris, Jerman dan Amerika oleh kelompok yang menamakan dirinya Puritan.

Perayaan Natal baru dimulai pada sekitar tahun 200 M di Aleksandria (Mesir).

Teolog Mesir menunjuk tanggal 20 Mei tetapi ada pula pada 19 atau 20 April.

Di tempat lain perayaan dilakukan pada tangal 5 atau 6 Januari; ada pula pada bulan Desember.

Perayaan pada tanggal 25 Desember dimulai pada tahun 221 oleh Sextus Julius Africanus, dan baru diterima secara luas pada abad ke-5.

Hingga saat ini perayaan Natal diperingati setiap tahunnya pada tanggal 25 Desember.

(Tribunnews.com/Oktavia WW)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas