Jelang Nataru 2025/2026, ASDP Siapkan 222 Kapal dan 15 Lintasan Prioritas
ASDP siapkan 222 kapal dan 15 lintasan prioritas untuk menjamin kelancaran mobilitas penumpang dan kendaraan selama Nataru 2025/2026.
Penulis:
Lanny Latifah
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Ringkasan Berita:
- ASDP siapkan 222 kapal dan 15 lintasan prioritas untuk menjamin kelancaran mobilitas penumpang dan kendaraan selama Nataru 2025/2026.
- Tiket penyeberangan wajib dibeli melalui Ferizy atau mitra resmi; penjualan di pelabuhan dilarang untuk mengantisipasi kepadatan.
- Layanan diperkuat dan antisipasi cuaca ekstrem dilakukan, termasuk customer service 24 jam, fasilitas tambahan, dan koordinasi dengan instansi terkait.
TRIBUNNEWS.COM - Menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan layanan penyeberangan nasional.
Secara nasional, ASDP menyiapkan sebanyak 222 kapal yang terdiri atas 135 kapal komersial dan 87 kapal perintis untuk melayani 318 lintasan penyeberangan, termasuk 91 lintasan komersial dan 227 lintasan perintis.
Berdasarkan proyeksi, pergerakan penumpang di 15 lintasan pantauan nasional diperkirakan mencapai sekitar 547 ribu orang atau meningkat 4,3 persen dibandingkan periode Nataru sebelumnya.
Sementara itu, jumlah kendaraan diproyeksikan mencapai 868 ribu unit atau tumbuh 8,9 persen, dengan puncak kepadatan diperkirakan terjadi pada 23–24 Desember 2025.
Seiring meningkatnya intensitas perjalanan akhir tahun, ASDP akan memperkuat pengelolaan operasional di 15 lintasan pantauan nasional yang menjadi jalur strategis konektivitas antardaerah, sekaligus menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.
Sebanyak 15 lintasan prioritas yang berada di bawah koordinasi 15 cabang pada 33 pelabuhan dipastikan siap melayani pengguna jasa.
Adapun lintasan tersebut meliputi:
- Merak–Bakauheni
- Ketapang–Gilimanuk
- Jangkar–Lembar
- Kayangan–Pototano
- Tanjung Api–Tanjung Kelian
- Telaga Punggur–Tanjung Uban
- Ajibata–Ambarita
- Nias–Sibolga
- Padangbai–Lembar
- Kariangau–Penajam
- Bajoe–Kolaka
- Bira–Pamatata
- Bitung–Ternate
- Hunimua–Waipirit
- Bolok–Rote
Baca juga: Ada 17 Ribu Tiket Kapal Gratis di Libur Nataru 2025-2026, Ini Cara Dapatnya
Jalur-jalur ini menjadi fokus utama karena perannya dalam mendukung arus mudik lokal, pariwisata, dan distribusi logistik selama periode Nataru.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan kesiapan layanan tidak hanya mencakup armada dan fasilitas, tetapi juga komitmen perusahaan dalam menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
"ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang andal dengan menempatkan keselamatan, empati, dan tanggung jawab sebagai fondasi utama pelayanan, khususnya di tengah meningkatnya mobilitas dan potensi cuaca ekstrem," ujar Heru dalam Media Gathering ASDP, dikutip dari laman resminya, Selasa (15/12/2025).
ASDP Larang Pembelian Tiket di Pelabuhan
ASDP menegaskan tidak melayani penjualan tiket penyeberangan di area pelabuhan.
Pengguna jasa wajib memiliki tiket paling lambat satu hari sebelum keberangkatan serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal yang tertera pada tiket.
Untuk mengantisipasi kepadatan dan memastikan kelancaran layanan, ASDP mengoptimalkan sistem digital Ferizy yang memungkinkan pengguna jasa mengatur jadwal perjalanan secara lebih tertib dan terencana.
Tiket penyeberangan hanya dapat dibeli melalui aplikasi atau situs resmi Ferizy serta mitra penjualan resmi.
Baca tanpa iklan