Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polemik Aceh Minta Bantuan PBB, Mualem Bantah Kirim Surat, Jubir Pemerintah Aceh Klarifikasi

Langkah Pemerintah Provinsi Aceh mengirim surat ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menuai polemik. Mualem membantah.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Salma Fenty
zoom-in Polemik Aceh Minta Bantuan PBB, Mualem Bantah Kirim Surat, Jubir Pemerintah Aceh Klarifikasi
Serambinews.com/Rianza Alfandi
TERIMA BANTUAN ASING - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, dalam rapat bersama menteri, Minggu (7/12/2025) malam, di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, menegaskan pihaknya terbuka menerima bantuan dari asing untuk mempercepat penanganan banjir bandang di wilayahnya. 

Kala itu berbagai lembaga luar negeri ikut memberikan bantuan.

Oleh karenanya, Pemerintah Aceh mengirim surat ke PBB.

“Secara khusus, Pemerintah Aceh telah secara resmi menyampaikan permintaan keterlibatan beberapa lembaga internasional, mengingat pengalaman bencana tsunami 2004, seperti UNDP dan UNICEF,” tambahnya.

Gubernur Mualem Membantah

Pada Selasa (16/12/2025), Mualem menegaskan dirinya tidak pernah mengirim surat ke PBB.

Bahkan, dirinya tidak tahu menahu soal surat tersebut.

“Saya tidak mengerti itu (surat permohonan bantuan ke PBB), bukan kita yang buat, LSM yang buat," katanya, dikutip dari Serambinews.com.

Mualem mengakui, bukan wewenangnya mengirim surat ke PBB.

Rekomendasi Untuk Anda

"Itu di luar kewenangan kita, saya enggak tahu (soal surat ke PBB),” tegasnya.

Mualem dalam kesempatannya juga selama ini pihaknya tak pernah meminta bantuan asing.

Selama ini, bantuan yang datang dari luar negeri datang tanpa diminta.

“Tidak (meminta bantuan apapun ke asing). Tapi yang mengirim (banyak), karena kita terdampak musibah ya kita terima saja."

"Bagi saya, prinsip kita tidak meminta. Tetapi mau sumbang ya silakan,” tandasnya.

Perlu diketahui, sejauh ini Mualem sudah menerima bantuan baik logistik maupun tenaga ahli dari Cina hingga Malaysia.

Klarifikasi Muhammad MTA

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA meralat pernyataannya terkait surat ke PBB.

Ia menyebut ada kesalahpahaman, surat tersebut bukan untuk PBB.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas