Tanpa Kembang Api dan Panggung Megah, Tahun Baru Prabowo Bersama Warga Terdampak Bencana di Sumut
Keputusan Presiden menghabiskan malam tahun baru di lokasi bencana menjadi pesan kuat tentang empati dan kepemimpinan.
Penulis:
Muhammad Zulfikar
Ringkasan Berita:
- Presiden RI Prabowo Subianto memilih menghabiskan malam pergantian tahun bersama warga terdampak banjir Kabupaten Tapanuli Selatan
- Keputusan Presiden menghabiskan malam tahun baru di lokasi bencana menjadi pesan kuat tentang empati dan kepemimpinan
- Prabowo menegaskan pemerintah akan bertanggung jawab membantu warga yang kehilangan rumah akibat bencana banjir
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto memilih menghabiskan malam pergantian tahun bersama warga terdampak banjir di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (1/1/2026).
Di tengah udara malam yang dingin di Tapanuli Selatan, Presiden Prabowo Subianto memilih menyambut Tahun Baru 2026 bersama warga terdampak bencana.
Baca juga: Prabowo Minta Menteri Fokus, Nyinyiran Anggap Saja Peringatan
Tanpa kembang api hingga panggung hiburan, hanya doa, kebersamaan dan harapan yang menguatkan satu sama lain.
Keputusan Presiden menghabiskan malam tahun baru di lokasi bencana menjadi pesan kuat tentang empati dan kepemimpinan.
Baca juga: Tanggapi Kritik terhadap Penanganan Bencana Sumatra, Prabowo: Kita Terima Walau Itu Fitnah
Menjelang detik-detik tahun baru 2026, Prabowo sempat mengajak warga dan jajaran pejabat yang hadir untuk bersama-sama menyanyikan lagu "Tanah Airku".
Lagu tersebut dinyanyikan bersama di area pengungsian sebagai penutup rangkaian kunjungan Presiden pada malam itu.
Sebelum menyanyikan lagu, Prabowo menyampaikan langsung kepada warga bahwa kehadirannya di pengungsian merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk tetap bersama rakyat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana.
“Percayalah bahwa pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu tidak akan pernah meninggalkan kalian, kita akan bersama,” ucap Prabowo di hadapan para pengungsi.
Prabowo: Pemerintah Bertanggung jawab
Di hadapan para pengungsi, Prabowo menegaskan pemerintah akan bertanggung jawab membantu warga yang kehilangan rumah akibat bencana banjir.
Prabowo menekankan kehadirannya di lokasi bencana merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk tidak meninggalkan rakyat yang sedang mengalami kesulitan.
"Saya turut bela sungkawa kepada mereka-mereka yang kehilangan keluarganya."
"Kita akan mengurus saudara sebaik-baiknya, kita sudah bertekad untuk segera membangun rumah-rumah untuk mengganti rumah-rumah saudara yang hilang, yang rusak, kita bantu," kata Prabowo.
Prabowo juga mengungkapkan pemulihan pascabencana di wilayah Tapanuli Selatan menunjukkan kemajuan. Dia mengaku menerima laporan bahwa sebagian besar desa yang sebelumnya terisolasi kini sudah kembali terhubung.
"Saya bersyukur dalam satu bulan ini walaupun masih banyak tantangan tapi cukup banyak kemajuan dan keberhasilan kita."
Baca tanpa iklan