Profil Anwar Usman, Adik Ipar Jokowi Dapat Surat Peringatan MKMK karena Sering Absen Sidang
Adik ipar Jokowi, Anwar Usman, mendapat surat peringatan dari MKMK karena sering absen sidang MK.
Penulis:
Pravitri Retno Widyastuti
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Ia pernah mejadi Asisten Hakim Agung di Mahkamah Agung (MA) pada 1997-2003.
Kemudian, menjadi Kepala Biro Kepegawaian MA (2003-2006) dan Hakim Pengadilan Tinggi Jakarta.
Setelahnya, Anwar Usman dipercaya menjadi Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil MA (2006-2011), yang menjadi jabatan terakhirnya di lembaga tersebut.
Pada April 2011, ia pun dilantik sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), menggantikan Arsyad Sanusi.
Tujuh tahun berlalu, tepatnya ada 2 April 2018, Anwar Usman terpilih menjadi Ketua MK menggantikan Arief Hidayat.
Menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2024, Anwar Usman menjadi sorotan setelah MK mengesahkan putusan batas usia calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) yang membuat Gibran Rakabuming Raka lolos syarat maju sebagai pasangan Prabowo Subianto.
Ia pun dilaporkan ke Majelis Kehormatan MK (MKMK) dan menjalani sidang pemeriksaan pada 31 Oktober 2023, yang berujung dirinya dipecat sebagai Ketua MK.
Sebagai informasi, Anwar Usman sebelumnya memiliki istri bernama Suhada.
Setelah istri pertamanya meninggal, ia menikah dengan adik kandung mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Idayati.
Pernikahan keduanya berlangsung pada 26 Mei 2022, di Kota Solo, Jawa Tengah.
Harta Kekayaan
Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan pada Desember 2024, Anwar Usman memiliki kekayaan sebanyak Rp41,9 miliar.
Sumber kekayaan terbesarnya berasal dari aset kas dan setara kas yang mencapai hampir Rp36 miliar.
Selain itu, Anwar Usman juga mempunyai 31 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Bekasi, Tangerang Selatan, Lumajang, dan Bima dengan nilai Rp5,2 miliar.
Untuk kendaraan, Anwar Usman diketahui tak punya kendaraan mewah.
Kendaraannya yang paling mahal adalah mobil Toyota tahun 2008 dengan nilai Rp100 juta.
Baca tanpa iklan