Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menlu Sugiono Sebut Indonesia Jadi Founding Members Board of Peace

Menlu RI Sugiono mengatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu founding members Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Menlu Sugiono Sebut Indonesia Jadi Founding Members Board of Peace
YouTube Sekretariat Presiden
DEWAN PERDAMAIAN - Dalam foto: Menteri Luar Negeri RI (Menlu) Sugiono saat memberikan pernyataan mengenai keputusan Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP) Charter atau Dewan Perdamaian, yang tayang di YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu (24/1/2026). Salah satu pertimbangan Prabowo gabung Board of Peace adalah karena Indonesia merupakan negara yang peduli pada perdamaian. 

"Bantuan-bantuan kemanusiaan begitu deras, begitu besar masuk. Sudah masuk. Saya sangat berharap dan Indonesia siap ikut serta," ucap Prabowo, dilansir tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (22/1/2026).

Momen Prabowo dan Trump

Presiden Prabowo Subianto berjabat tangan dan saling menatap dengan Presiden Donald Trump dalam momen resmi bergabungnya Indonesia ke Board of Peace yang diinisiasi AS.

Prabowo terlihat mengenakan jas abu-abu lengkap dengan peci hitam khas Indonesia dan pin kenegaraan di dada kiri.

Ia berdiri di antara sejumlah pemimpin dunia saat Donald Trump menghampirinya dan mengulurkan tangan.

Keduanya berjabat tangan cukup lama.

Prabowo tampak menatap langsung ke arah Trump, sementara Trump membalas dengan ekspresi serius sebelum kemudian tersenyum tipis sembari menepuk pundak Prabowo. 

Momen itu berlangsung di panggung utama dengan latar belakang biru bertuliskan “Board of Peace” yang digelar di Swiss pada Kamis kemarin.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam pidatonya, Trump menyebut proyek Dewan Perdamaian sebagai inisiatif besar yang menurutnya sangat bisa dilakukan.

“Ketika kami benar-benar terlibat dalam proyek ini, dan ini adalah proyek yang besar, tapi sangat bisa dilakukan,” ujar Trump.

Ia menambahkan bahwa Amerika Serikat berada di belakang proyek tersebut.

“Sejauh menyangkut Amerika Serikat, kami mendukungnya (berada di belakangnya). Dan Amerika Serikat tidak pernah sekuat ini, tidak pernah lebih besar, lebih baik,” katanya.

Trump juga menyinggung bahwa Dewan Perdamaian akan menjadi forum penting dan bukan sekadar agenda seremonial.

“Kami memiliki banyak orang lain yang telah mendaftar dan mereka semua ingin menjadi anggota Dewan Perdamaian karena ini benar-benar akan menjadi penting. Ini tidak akan membuang-buang waktu,” ucapnya.

Selain Indonesia, ada Pakistan, Mesir, Jordania, Uni Emirate Arab, Turki, Saudi Arabia, Qatar, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Kazakhstan, Kosovo, Mongolia hingga Paraguay yang tergabung dalam Dewan Perdamaian.

(Tribunnews.com/Deni)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas