Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PM Albanese Buka Peluang Perwira TNI Bertugas di Militer Australia 

Perdana Menteri Australia mengumumkan sejumlah inisiatif kerjasama pertahanan baru dengan Indonesia. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in PM Albanese Buka Peluang Perwira TNI Bertugas di Militer Australia 
Tribunnews.com/Taufik Ismail
UNDANGAN PRABOWO – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese memberikan pernyataan pers bersama usai pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Perdana Menteri Australia mengumumkan sejumlah inisiatif kerjasama pertahanan baru dengan Indonesia.  

Ringkasan Berita:
  • Perdana Menteri Australia Anthony Albanese bersama Presiden Prabowo Subianto menandatangani Treaty on Common Security di Istana Merdeka, Jakarta, sebagai bentuk komitmen memperkuat kerja sama pertahanan Indonesia-Australia. 
  • Salah satu inisiatif penting adalah membuka peluang bagi perwira senior TNI untuk bertugas di Militer Australia, serta memperluas pertukaran pendidikan militer dan pengembangan fasilitas pelatihan bersama.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perdana Menteri Australia mengumumkan sejumlah inisiatif kerjasama pertahanan baru dengan Indonesia

Inisiatif kerjasama tersebut disampaikan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dalam pernyataan pers bersama Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, (6/2/2026). 

Kerjasama tersebut diantaranya membuka kesempatan bagi perwira senior TNI untuk bertugas di Militer Australia.

"Termasuk menawarkan untuk menetapkan  posisi baru bagi seorang perwira senior Indonesia di Angkatan Pertahanan Australia, yang mencerminkan dan memperkuat kepercayaan antara kedua negara kita," kata PM Australia.

Selain itu juga mendukung pengembangan fasilitas pelatihan pertahanan bersama Indonesia-Australia. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan kedua negara.

 "Memperluas pertukaran pendidikan militer antara militer kita untuk membangun hubungan dan meningkatkan pemahaman antara generasi pemimpin militer berikutnya," katanya. 

Rekomendasi Untuk Anda

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menandatangani Perjanjian Keamanan Bersama (Treaty on Common Security) antara Pemerintah Indonesia dan Australia.

Penandatanganan dilakukan di Ruang Oval Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, (6/2/2026).

Penandatanganan tersebut berlangsung usai kedua pemimpin melakukan pertemuan di ruang kerja Istana Merdeka.

Dalam acara penandatanganan, Prabowo dan PM Albanese duduk di meja masing-masing. Prabowo yang mengenakan jas abu-abu dan peci hitam menandatangani dokumen terlebih dahulu, kemudian disusul oleh PM Australia. Dokumen yang diteken tersebut kemudian ditukar untuk ditandatangani kembali.

Presiden Prabowo dan PM Albanese lalu memperlihatkan dokumen perjanjian kerja sama tersebut. Keduanya kemudian bersalaman.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa Indonesia dan Australia terus berkomitmen untuk memperkuat kemitraan, salah satunya dengan menandatangani traktat perjanjian keamanan bersama.

"Perjanjian keamanan bersama ini mencerminkan tekad kedua negara untuk terus bekerja sama secara erat dalam menjaga keamanan nasional masing-masing serta berkontribusi nyata bagi perdamaian dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik," katanya dalam pernyataan pers bersama.

Kerja sama keamanan bersama ini, kata Presiden, sesuai dengan prinsip kehidupan bertetangga yang baik serta politik bebas aktif Indonesia.

Kepala Negara mengatakan bahwa Indonesia dan Australia ditakdirkan untuk hidup berdampingan. Indonesia memilih membangun hubungan bertetangga dengan Australia atas dasar niat baik, rasa saling percaya, dan itikad baik.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas