Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Peran Senyap yang Berdampak Besar, Dahlan Dahi Dinilai Konsisten Dukung Jurnalisme Berkualitas

Dahlan Dahi yang berhasil mengurai konflik panjang dua kubu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), menerima penghargaan dari PWI.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Peran Senyap yang Berdampak Besar, Dahlan Dahi Dinilai Konsisten Dukung Jurnalisme Berkualitas
Tribunnews.com
TERIMA PWI AWARDS - Chief Executive Officer (CEO) Tribun Network Dahlan Dahi (kiri) menerima PWI Awards 2026 atas jasa-jasanya mewujudkan soliditas dan persatuan kembali PWI. (TribunBanten.com/Adi Chandra) 

Pada bagian lagi, pendekatan dilakukan kepada Zulmansyah. Jadi lobi-lobi  dijalin beberapa waktu, dan berulang. 

Dahlan sendiri bukan anggota PWI, melainkan Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Kemudian, setelah Dewan Pers  dilantik menjadi anggota dewan pers, 14 Mei 2025, Dahlan yang kemudian menjabat Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers, ia memformalkan pertemuan. Dahlan coba mencari solusi konflik panjang di tubuh PWI. 

Dahlan bertindak sebagai mediator. Awalnya  rapat virtual atau online bertiga, Dahlan bersama   Hendry Ch Bangun, dan  Zulmansyah Sekedang.
 
Kemudian, dua hari setelah pelantikan anggoda Dewan Pers, Dahlan mempertemukan HCB sapaan untuk Hendry Ch Bangun, dan Zul, sapaan Zulmansyah Sekedang, Jumat (16/5/2025) malam. 

Dua kubu yang berseteru sepakat mengakhiri perpecahan dan menyatukan langkah melalui sebuah Kongres Persatuan PWI yang akan digelar paling lambat 30 Agustus 2025 di Jakarta.

Kongres pun dilaksanakan. 

Pendek cerita, Hendry maju kontentasi Kembali melawan dengan Ahmad Munir. 

Rekomendasi Untuk Anda

Ujungnya, Munir terpilih menjadi Ketua Umum PWI 2025-2030, dan selanjutnya dilakukan konsolidasi yang menampung semua pihak.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kongres PWI XXV di Bandung, Jawa Barat, 2023 memilih Hendry Ch Bangun sebagai Ketua Umum PWI periode 2023 - 2028.  

Baru satu tahun kepengurusan berjalan, awal 2024, PWI dilanda konflik yang dipicu oleh isu uang cashback atau komisi yang melibatkan dana bantuan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). 

Persoalan ini menimbulkan kekisruhan internal antara Ketua Umum PWI (Hendry Ch Bangun) dan Dewan Kehormatan PWI Sasongko Tedjo. 

Dewan Kehormatan PWI mencurigai sejumlah orang pengurus harian mengambil uang komisi  yang tidak sepatutnya, dan dianggap melanggar Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI. 

Sebaliknya, pengurus harian membantah. Lalu terjadi saling klaim, saling gugat secara hukum juga pecat-memacat dari kepengurusan.

Puncak konflik, sebagian pengurus PWI melaksanakan Kongres Luar Biasa di Jakarta, MInggu 18 Agustus 2024, memilih Zulmansyah Sakedang sebagai Ketua Umum PWI menggantikan Hendry Ch Bangun, dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Sasongko Tedjo. Kubu Hendry Ch Bangun menolak hasil KLB. 

Melalui proses yang panjang, Dahlan Dahi mempersatukan PWI Hendry dan Zulmansyah dengan menggelar Kongres Persatuan PWI di Bekasi, 29-30 Agustus 2025.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas