Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Pernah Komitmen Sumbang 1 Miliar Dolar AS untuk BoP
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada komitmen keuangan apa pun yang pernah dijanjikan kepada Amerika Serikat terkait keikutsertaan Indonesia dalam BoP
Editor:
Muhammad Zulfikar
Tangkap layar YouTube KompasTV
Dalam foto: Presiden RI Prabowo Subianto saat memberikan pidato di rapat perdana Board of Peace (BoP) Charter di Washington, DC, Amerika Serikat pada Kamis (19/2/2026). Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak pernah berjanji maupun berkomitmen untuk menyumbang sebesar USD 1 miliar kepada Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang diusung oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Alasan Indonesia Bergabung
- Dukungan terhadap Palestina: Indonesia ingin memperkuat posisi diplomasi internasional untuk mendorong Palestina menjadi negara mandiri.
- Dialog damai: BoP membuka ruang untuk mendorong negosiasi damai antara Palestina dan Israel.
- Solidaritas dunia Islam: Bergabung bersama tujuh negara mayoritas Muslim lain untuk menunjukkan kekuatan kolektif.
- Evaluatif: Indonesia menegaskan akan keluar jika forum tidak lagi sejalan dengan kepentingan nasional atau perjuangan Palestina.
Isu Iuran & Klarifikasi
- Terdapat opsi keanggotaan BoP dengan iuran sebesar 1 miliar dolar atau dengan mengirim pasukan perdamaian.
- Indonesia tidak berkomitmen membayar iuran tersebut. Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memilih jalur diplomasi dan kontribusi non-finansial.
Posisi Indonesia saat Ini
- Anggota aktif BoP, namun dengan sikap hati-hati dan evaluatif.
- Fokus utama: perjuangan Palestina dan menjaga prinsip politik luar negeri bebas-aktif.
- Indonesia siap keluar jika BoP dianggap kontraproduktif terhadap kepentingan nasional.
Berita Populer
Berita Terkini
Baca tanpa iklan