Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Respons Tudingan Industri EO jadi Sarang Korupsi, Kawendra Pertimbangkan Langkah Hukum

Kawendra menegaskan industri event organizer adalah sektor penting yang mendukung visi Presiden Prabowo menciptakan lapangan kerja.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Respons Tudingan Industri EO jadi Sarang Korupsi, Kawendra Pertimbangkan Langkah Hukum
Istimewa
Anggota Komisi VI DPR RI F-Gerindra sekaligus Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kawendra Lukistian menegaskan industri event organizer adalah sektor penting yang mendukung visi Presiden Prabowo menciptakan lapangan kerja. 

Sebelumnya, Said Didu menyampaikan usulan efisiensi anggaran pemerintah dengan menghapus penggunaan event organizer (EO) di seluruh instansi.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah isu potensi krisis global akibat perang, yang menurutnya perlu diantisipasi melalui penghematan belanja negara.

“Menurut saya, Pak Presiden, EO acara pemerintah cabut semua. Hampir kegiatan pemerintah, halal bihalal pun pakai EO. Semua kegiatan pemerintah pakai EO,” kata Said di sebuah program televisi, Selasa (31/3/2026).

Ia juga menyinggung besarnya anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan berbasis EO di berbagai instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah.

“Menurut saya mungkin kalau ditotal seluruh daerah di atas Rp30 triliun. Acara pemerintah. Setahun, iya bisa Rp50 T,” ujar Said.

Baca juga: Cak Imin: Menilai Kreativitas Rp0 Sama Saja Mengubur Industri Kreatif

Selain itu, Said turut menyoroti potensi praktik korupsi dalam penggunaan jasa EO di lingkungan pemerintah.

Rekomendasi Untuk Anda
Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas