Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BREAKING NEWS: 9 Warga Singapura Hilang Saat Gunung Dukono di Halmahera Meletus

Dua pendaki asal Singapura dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian gunung meletus di Halmahera.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in BREAKING NEWS: 9 Warga Singapura Hilang Saat Gunung Dukono di Halmahera Meletus
TribunTernate.com
ERUPSI - Gunung Dukono di Halmahera Utara erupsi pada 4 April 2026 pukul 17.37 WIT dengan kolom abu setinggi 1,3 km. Hari ini gunung di Maluku Utara itu kembali mengalami erupsi. 

Ringkasan Berita:
  • Letusan Gunung Dukono pada Jumat pagi dilaporkan menyebabkan 20 pendaki hilang, termasuk sembilan warga Singapura.
  • Dua pendaki asal Singapura dilaporkan meninggal dunia, sementara tim SAR gabungan Ternate masih melakukan evakuasi setelah menerima sinyal darurat dari kawasan gunung.
  • Gunung Dukono yang dikenal sangat aktif itu menyemburkan abu hingga sekitar 10 kilometer dan sebelumnya juga beberapa kali mengalami letusan.

TRIBUNNEWS.COM, TERNATE -  Dua puluh orang dilaporkan hilang pada hari ini, Jumat (8/5/2026), setelah Gunung Dukono di pulau Halmahera Maluku Utara meletus pagi tadi.

Letusan gunung tersebut menyemburkan awan asap setinggi sekitar 10 km ke udara.

Dari 20 orang yang belum diketahui nasibnya itu,  sembilan diantaranya adalah warga Singapura, demikian dilaporkan CNA.

Dua pendaki asal Singapura dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian itu.

Akan dievakuasi

Sementara itu, Tribun Ternate melaporkan Tim SAR gabungan Ternate saat ini berupaya mengevakuasi 20 pendaki yang diduga masih terjebak akibat adanya aktivitas erupsi gunung api aktif itu.

Kepala Kantor SAR Ternate Iwan Ramdani mengaku proses pencarian dilakukan setelah Basarnas Command Center (BBC) menerima deteksi sinyal darurat (SOS).

Rekomendasi Untuk Anda

Dari perangkat Garmin pada titik koordinat 1°42'13.7"N 127°52'50.2"E.  

Laporan tersebut selaras dan telah dikonfirmasi oleh Kepala Desa Mamuya.

Ia menginformasikan bahwa di lokasi tersebut, tepatnya di kawasan Gunung Dukono terdapat sejumlah pendaki yang mengalami luka-luka akibat terdampak aktivitas erupsi Gunung Dukono

“Menindaklanjuti insiden darurat tersebut, Kepala Desa Mamuya secara resmi meminta bantuan SAR untuk proses evakuasi para korban,” kata Iwan saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2026).

Selanjutnya tim menuju lokasi untuk mengevakuasi para pendaki dengan selalu mempertimbangkan kondisi cuaca di lokasi tersebut. 

“Berdasarkan keterangan yang diperoleh, diketahui total korban keseluruhan berjumlah 20 orang dan terdapat WNA Asal Singapura,” ujarnya.

Kerap mengalami erupsi

Gunung Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kerap mengalami erupsi.

Bulan lalu Senin, 6 April 2026 pukul 09.26 WIT gunung itu juga mengalami erupsi.

Masyarakat di sekitar gunung serta pengunjung kerap diimbau untuk tidak beraktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas