Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

1 Dzulhijjah 2026 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Ini Perkiraan dan Jadwal Sidang Isbat

Menjelang datangnya bulan yang sangat dimuliakan dalam Islam, banyak umat Muslim mulai mencari kepastian mengenai awal Dzulhijjah 2026.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 1 Dzulhijjah 2026 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Ini Perkiraan dan Jadwal Sidang Isbat
aceh.kemenag.go.id
KALENDER MEI 2026 - Potret kalender Mei 2026 lengkap dengan tanggal merah hari libur nasional dan cuti bersama diambil Senin (27/4/2026). Menjelang datangnya bulan yang sangat dimuliakan dalam Islam, banyak umat Muslim mulai mencari kepastian mengenai awal Dzulhijjah 2026. 

Dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H, ditetapkan bahwa:

1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin Kliwon, 18 Mei 2026 M

Dalam maklumat tersebut dijelaskan bahwa penetapan dilakukan berdasarkan hasil hisab dengan pendekatan Parameter Kalender Global (PKG). 

Beberapa poin penting yang menjadi dasar penetapan antara lain:

  • Ijtimak menjelang Zulhijah 1447 H terjadi pada Sabtu Pon, 29 Zulkaidah 1447 H bertepatan 16 Mei 2026 M pukul 20:01:02 UTC.
    Saat matahari terbenam pada hari ijtimak, belum ada wilayah di dunia yang memenuhi PKG 1 (tinggi bulan ≥ 5° dan elongasi ≥ 8°) sebelum pukul 24:00 UTC.
  • PKG 2 juga tidak terpenuhi karena setelah pukul 24:00 UTC tidak ada wilayah daratan Amerika yang memenuhi kriteria tersebut, serta ijtimak terjadi sebelum fajar di New Zealand.

Dengan dasar tersebut, 1 Zulhijah 1447 H ditetapkan seragam di seluruh dunia jatuh pada Senin, 18 Mei 2026 M.

Hari Arafah (9 Zulhijah 1447 H) jatuh pada Selasa Pon, 26 Mei 2026 M.

Iduladha (10 Zulhijah 1447 H) jatuh pada Rabu Wage, 27 Mei 2026 M.

Keutamaan Besar Bulan Dzulhijjah dalam Islam

Rekomendasi Untuk Anda

Bulan Dzulhijjah memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam karena Allah SWT secara khusus menyebut keutamaannya dalam Al-Qur’an. 

Dalam Surah Al-Fajr ayat 1–2, Allah bersumpah dengan “sepuluh malam”, yang menurut banyak ulama tafsir merujuk pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah

Ini menunjukkan betapa agungnya waktu tersebut di sisi Allah SWT.

Rasulullah SAW juga bersabda bahwa tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai Allah dibandingkan sepuluh hari pertama Dzulhijjah (HR. Bukhari). 

Hadis ini menegaskan bahwa setiap amal kebaikan yang dilakukan pada waktu tersebut memiliki nilai pahala yang berlipat ganda.

Mengutip dari baznas.go.id, keutamaan bulan Dzulhijjah juga terlihat dari berbagai peristiwa besar di dalamnya, antara lain:

  • Hari Arafah (9 Dzulhijjah) yang menjadi momen pengampunan dosa dua tahun
  • Hari Idul Adha (10 Dzulhijjah) sebagai puncak ibadah kurban
  • Pelaksanaan ibadah haji sebagai rukun Islam kelima

Ketiga momentum besar ini menjadikan Dzulhijjah sebagai bulan yang tidak hanya penuh ibadah, tetapi juga penuh makna pengorbanan, keikhlasan, dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Amalan yang Dianjurkan di Bulan Dzulhijjah

Untuk meraih keutamaan bulan Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan memperbanyak berbagai amal saleh. 

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas