Dokter RSCM Sebut Luka yang Dialami Andrie Yunus Lebih Luas dan Dalam Dibanding Dua Oknum TNI
Dokter RSCM menyebut luka akibat cairan asam yang dialami Andrie Yunus lebih luas dan dalam dibandingkan dengan yang dialami kedua terdakwa.
Penulis:
Gita Irawan
Editor:
Adi Suhendi
"Kalau Saudara Andrie Yunus rata wajah sebelah kanan dan daerah lengannya. Dari sudut kedalamannya, ini (luka terdakwa) kedalamannya tidak dalam, artinya menyembuh sendiri. Andai kata Saudara Andrie Yunus diperlakukan hal yang sama, dibiarkan, kemudian sembuh sendiri tidak seperti ini gambarannya," lanjut dia.
"Oleh karena itu kami melakukan tindakan pembersihan luka (ke Andrie Yunus) untuk melihat luka yang ternyata dalam. Kemudian menambal dengan kulit karena tidak mungkin dia sembuh sendiri. Lukanya sendiri, tanpa melihat sumbernya sendiri, ini mirip dengan beberapa tempat di Andrie Yunus, tapi kebanyakan itu berbeda karena luas, dalam, dan perlu tandur kulit untuk mempercepat penyembuhan dan pemulihannya," ucap Parintosa.
Andrie Yunus mengalami luka bakar termasuk pada wajah dan matanya akibat serangan air keras yang terjadi pada Kamis (12/3/2026) tengah malam.
Andrie Yunus mengalami serangan setelah merekam siniar bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Menteng.
Dalam kasus ini terdapat empat anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS TNI) yang telah ditetapkan sebagai terdakwa.
Keempat terdakwa yakni Kapten Nandala Dwi Prasetia, Lettu Sami Lakka, Lettu Budhi Hariyanto Widhi, dan Serda Edi Sudarko.