Nasib 9 WNI yang Diculik Israel, Dikabarkan dalam Kondisi Sehat dan Baik
Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) ditangkap atau diculik oleh tentara Israel dikabarkan berada dalam kondisi baik.
Penulis:
Febri Prasetyo
Ringkasan Berita:
- Sembilan WNI yang ditangkap Israel dikabarkan berada dalam kondisi sehat dan baik.
- Mereka adalah anggota Global Peace Convoy Indonesia yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla.
- Menlu RI Sugiono mengklaim para WNI tidak diculik, tetapi interseptasi militer.
TRIBUNNEWS.COM – Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) ditangkap atau diculik oleh tentara Israel.
Kesembilan WNI itu adalah anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Misi tersebut bertujuan membawa bantuan kemanusiaan ke Palestina.
Mereka berada di sejumlah kapal yang kemudian dicegat oleh Israel. Beberapa di antara mereka adalah jurnalis.
Andi Muhyiddin, Pemimpin Redaksi Republika, mendengar kabar bahwa para WNI yang diculik itu berada dalam kondisi baik. Ada dua jurnalis Republika yang ditangkap, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah.
“Alhamdulilah saya mendapat kabar bahwa 9 WNI yang diculik oleh militer Israel kondisinya sehat, baik-baik saja,” kata Andi, Rabu, (20/5/2026), dikutip dari Kompas TV.
Dia berkata kabar didapatkannya dari seseorang yang enggan dia sebutkan namanya. Namun, orang itu punya akses komunikasi langsung dengan orang-orang di Israel.
Menurut keterangan sumber itu, para WNI yang diculik sudah menjalani tahap pertama pemeriksaan. Mereka dicek apakah memiliki hubungan dengan organisasi kriminal.
“Yang kedua, kemudian lanjut dengan pemeriksaan dokumen, tapi ini tertunda karena saat ini lagi hari keagamaan di Israel, banyak libur gitu,” ujar Andi.
Dia berharap proses deportasi terhadap kesembilan WNI itu bisa lancar sehingga mereka segera bebas.
Andi mengatakan informasi terakhir menyebutkan mereka berada di Kota Ashdod, salah satu kota pelabuhan terbesar di Israel. Letaknya sekitar 40 km dari Kota Gaza.
“Biasanya orang-orang yang ditangkap di perairan internasional itu dibawa ke Ashdod. Di situ kemudian mereka diperiksa, diinterogasi, disita dokumennya, dan lain-lain,” ucapnya.
Baca juga: Amnesty International Singgung BoP dan Pasifnya Indonesia Respons Tindakan Israel
Identitas 9 WNI yang ditangkap
Berikut identitas warga Indonesia yang ditangkap Israel.
1. Herman Budianto Sudarsono dari Dompet Dhuafa di Kapal Zapyro
2. Ronggo Wirasanu dari Dompet Dhuafa di Kapal Zapyro