Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bahlil Ingin Ketemu Pencipta Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng: Asli Penasaran

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku penasaran dan ingin bertemu dengan pencipta lagu MBG Mas Bahlil Ganteng.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

"Jadi kreativitas itu harus dihargai selama dalam kerangka yang baik dan benar. Ya risiko jadi pejabat publik, harus menerima semuanya," ungkap Bahlil.

Lagu Mas Bahlil Ganteng

Berdasar penelusuran Tribunnews, lagu MBG Mas Bahlil Ganteng dibagikan oleh akun Instagram @vokaliz_netizen pada 1 Mei 2026.

Lirik lagu tersebut diambil dari komentar-komentar warganet.

Komentar para warganet dirangkai menjadi sebuah lagu yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan.

Begini penggalan liriknya:

MBG, Mas Bahlil ganteng.
Buah apa yang paling manis? Buahlil.
Tambah ganteng aja
My little bolu ketan.

Tanggapan Partai Golkar

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham, menanggapi santai viralnya lagu bertajuk 'Mas Bahlil Ganteng' yang ramai beredar di media sosial. 

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Idrus, kemunculan lagu tersebut merupakan bagian dari kreativitas masyarakat yang tidak perlu disikapi secara berlebihan.

Idrus mengatakan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, justru menanggapi fenomena itu dengan santai dan penuh humor.

“Kita tidak bisa melarang bagaimana kreativitas masyarakat dan lain-lain sebagainya,” kata Idrus, dalam konferensi pers kepada wartawan, di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (28/5/2026).

Ia menegaskan, Bahlil tidak mempermasalahkan munculnya lagu tersebut dan malah menanggapinya dengan santai.

“Dan oleh karena itu Pak Bahlil ketum Golkar kalau ada hal seperti itu ketawa-ketawa aja,” ucapnya.

Menurut Idrus, dalam dunia politik, viralitas justru menjadi tanda bahwa seorang politisi masih mendapat perhatian publik.

“Ya bahkan dalam beberapa pernyataannya kalau kita politisi tidak viral berarti kita tidak jadi perhatian. Syukurlah masih ada yang memperhatikan kita, jadi ini saja,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta publik tidak perlu mempersoalkan kreativitas yang berkembang di masyarakat selama masih dalam batas wajar.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas