Usai Didemo, Pemerintah Berikan Sinyal Program MBG Terus Jalan, Bakom : Tak Bisa Langsung Berhenti
Gelombang aksi demonstrasi meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan disikapi pemerintah. MBG akan jalan terus.
Penulis:
Anita K Wardhani
Ringkasan Berita:
- Demonstrasi meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan disikapi pemerintah.
- Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari pemerintah akan tetap menjalankan MBG.
- Ia mengingatkan jika ini adalah kontrak politik Presiden Prabowo Subianto.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gelombang aksi demonstrasi meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan disikapi pemerintah.
Pemerintah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto seperti dikatakan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari akan tetap menjalankan MBG.
Baca juga: Respons Protes atas Program MBG, Qodari Tegaskan MBG Kontrak Politik Prabowo: Tak Bisa Dihentikan
Aksi Protes MBG di Berbagai Daerah
Aksi protes yang menuntut program MBG dievaluasi muncul di sejumlah daerah sejalan dengan rentetan kasus-kasus keracunan juga masih dijumpai.
Terakhir sejak pekan lalu, dalam aksi demonstrasi mahasiswa, MBG menjadi salah satu tuntutan yang disuarakan.
Gelombang unjuk rasa hampir merata di seluruh daerah. Tak hanya di Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan menyuarakan kemiripan.
Selain menyuarakan sembilan tuntutan meminta pemerintah mengatasi krisis ekonomi yang tengah dihadapi masyarakat. massa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan elemen masyarakat lainnya Massa menyampaikan aspirasi dengan mengangkat poster, membentangkan spanduk, berorasi, dan melakukan aksi teatrikal dengan membawa keranda bertuliskan 'Hentikan MBG'.
MBG dianggap memicu pemborosan APBN sehingga program ini perlu dihentikan.
MBG Tetap Jalan, Bakom Sebut Itu Kontrak Politiknya Prabowo
Tetap dilaksanakannya MBG, menurut Qadari karena program ini diklaim merupakan mandat langsung dari rakyat.
Qodari menjelaskan bahwa sebelum mencalonkan diri sebagai presiden dua tahun silam, Prabowo telah memaparkan visi dan misinya kepada masyarakat. Di dalamnya termuat sejumlah program prioritas, salah satunya MBG.
Sampai akhirnya, Prabowo memenangkan pemilihan presiden secara demokratis, menurut Qadari hal tersebut mencerminkan bahwa masyarakat Indonesia memberikan mandat kepada Prabowo untuk menunaikan program-program yang telah dijanjikan, termasuk MBG.
"Bahwa yang namanya MBG tidak bisa diminta langsung berhenti. Karena itu adalah visi-visi dan kontrak politiknya Pak Prabowo. Presiden Prabowo dipilih karena program kerja yang dilaksanakan, (program tersebut) tidak bisa diberhentikan," jelas Qodari, dalam rilis yang diterima Tribunnews.com, Rabu (17/6/2026).
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa program MBG didasarkan pada tujuan yang mulia.
Kebijakan tersebut hadir sebagai solusi atas persoalan gizi yang masih dihadapi sebagian anak-anak dan balita di Indonesia, yang berpotensi mengganggu tumbuh kembang mereka.