Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Venturra Capital Milik Lippo Suntik Dana ke 40 Startup, dari Perusahaan Lokal hingga Mancanegara

Lippo, atas inisiasi Direktur Eksekutif Lippo Group John Riady telah merintis jalan investasi digital sejak lama ketika pada 2015. begini ceritanya

Venturra Capital Milik Lippo Suntik Dana ke 40 Startup, dari Perusahaan Lokal hingga Mancanegara
Kompas.com
Lippo, atas inisiasi Direktur Eksekutif John Riady telah merintis jalan investasi digital sejak lama ketika pada 2015, John mendirikan Venturra Capital yang merupakan bagian dari PT Multipolar Tbk., sebagai kepanjangan tangan Lippo dengan modal awal senilai 150 juta dolar AS. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Investasi pada perusahaan digital ataupun perusahaan rintisan merupakan hal lumrah seiring tren teknologi yang berlangsung saat ini. Namun untuk membidik perusahaan teknologi digital bukanlah perkara mudah, karena mayoritas membidik kemungkinan keuntungan di masa depan.

Lippo, atas inisiasi Direktur Eksekutif Lippo Group John Riady telah merintis jalan investasi digital sejak lama ketika pada 2015, John mendirikan Venturra Capital yang merupakan bagian dari PT Multipolar Tbk., sebagai kepanjangan tangan Lippo dengan modal awal senilai 150 juta dolar AS.

Baca juga: Startup Raksasa Nasional Dikuasai Investor Asing, Lima BUMN Ini Tak Ingin Ketinggalan

“Investasi di awal-awal itu kecil-kecil, namun kini portofolio kami yang sudah mencapai hampir 40 perusahaan, memiliki valuasi yang berlipat-lipat,” kata John.

Melalui kendaraan Venturra Capital, Lippo melakukan investasi mulai dari seed funding, hingga masuk dalam permodalan perusahaan rintisan teknologi yang telah mapan dan sebelum penawaran saham perdana (pra IPO).

Investasi yang dilakukan Venturra Capital tidak saja terhadap perusahaan di dalam negeri, kiprah investasi digital Lippo juga merambah ke mancanegara. Salah satu perusahaan rintisan teknologi yang ikut disokong Lippo adalah Prenetics yang berbasis di Hong Kong.

Baca juga: Startup Base Raih Pendanaan Pra Seri A dari Skystar Capital dan Beberapa Angel Investor

Perusahaan yang berdiri sejak 2007 tersebut bergerak di bidang laboratorium kesehatan dan beroperasi di 10 negara itu kini memiliki nilai perusahaan sebesar $1,25 miliar, dan tengah bersiap menjadi perusahaan publik.

Prenetics kini bersiap melakukan merger dengan Artisan Acquisition Corp yang terdaftar di AS dan langkah IPO. Perusahaan gabungan dengan nilai valuasi mencapai 1,7 miliar dolar AS itu diharapkan untuk berdagang di Nasdaq di bawah simbol PRE.

Pada lain sisi, aksi korporasi itupun mengungkapkan cara pandang investasi digital ala Lippo yang dikelola John Riady.

Sejak berdiri enam tahun lalu, investasi Venturra Capital telah melahirkan perusahaan teknologi yang sukses seperti Ruang Guru, Ovo, Sociola, Zilingo, ruangguru.com, Luno, Shopback, Kaodim, Sociolla, Bride Story, Fabelio hingga TADA, bahkan unicorn Grab.

Menurut John, prinsip dasar melakukan investasi kepada perusahaan rintisan teknologi menitik beratkan kepada kualitas para pendirinya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas