Tribun

Saham Zoom Melorot Seiring Melambatnya Pertumbuhan Kuartal Tiga

Tingkat pertumbuhan pendapatan kuartal ketiga Zoom Video Communications Inc melambat menjadi 35%

Editor: Sanusi
Saham Zoom Melorot Seiring Melambatnya Pertumbuhan Kuartal Tiga
AFP
Eric Yuan, pendiri Zoom 

TRIBUNNEWS.COM, CALIFORNIA - Tingkat pertumbuhan pendapatan kuartal ketiga Zoom Video Communications Inc melambat menjadi 35% karena permintaan untuk alat konferensi video mulai mereda dari ketinggian yang dipicu pandemi tahun lalu.

Hal ini menyebabkan sahamnya melorot sekitar 6% pada hari Senin (22/11).

Mengutip Reuters Selasa (23/11), pendapatan berada di US$ 1,05 miliar pada kuartal yang berakhir 31 Oktober lalu. Pertumbuhannya melambat setelah kuartal sebelumnya naik sekitar 54% dan melonjak 360% setahun sebelumnya.

Baca juga: Cara Ganti Background Zoom di HP Android dan iOS, PC Windows dan MacOS

Saham mereka pun turun menjadi US$ 227,5 dalam perdagangan yang diperpanjang. Sehingga total penurunan harga sahamnya tahun ini telah mencapai 28%.

Selain itu, persaingan ketat yang ditimbulkan oleh alat konferensi Cisco Webex dan Tim Microsoft telah membuat Zoom menjadi tantangan untuk memenangkan pelanggan perusahaan.

Untuk mempertahankan penggunanya, perusahaan meluncurkan berbagai penawaran baru seperti platform Acara, di mana bisnis dapat menyelenggarakan konferensi berskala besar, layanan panggilan cloud Zoom Phone dan fitur pertemuan di kantor Zoom Room.

Baca juga: Aplikasi Zoom Rilis Fitur Penerjemah Otomatis untuk Dukung Produktivitas

"Bisnis room dan phone mereka ditembus 5% atau di bawah dan itu tampaknya menyiratkan banyak landasan yang tersisa untuk pertumbuhan bahkan dalam kemampuan mereka yang ada saja," kata Joe McCormack, analis senior di Third Bridge.

Sebelumnya, bankir investasi dan analis telah memperingatkan bahwa Zoom menghadapi beberapa rintangan dalam mempertahankan pertumbuhan setelah tawaran senilai US$ 14,7 miliar untuk membeli perusahaan perangkat lunak call center Five9 Inc gagal.

Meskipun demikian, Zoom melaporkan laba yang disesuaikan sebesar US$1,11 per saham dan mengalahkan perkiraan Wall Street senilai US$ 1,09 per saham.

Perusahaan juga memperkirakan pendapatan dan pendapatan kuartal saat ini di atas ekspektasi, dan menaikkan estimasi pendapatan setahun penuh menjadi sekitar US$ 4,08 miliar dari sekitar US$ 4,01 miliar sebelumnya.

artikel ini sudah tayang di KONTAN dengan judul Pertumbuhan kuartal tiga melambat, saham Zoom mulai melorot

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas