Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Otomotif
LIVE ●

Sekarang Ujian Praktek SIM di Polrestabes Surabaya Pakai Sensor Digital Canggih

Jadi proses ujian prakteknya sudah dilengkapi sensor dan dipantau secara digital lewat komputer oleh petugas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Sekarang Ujian Praktek SIM di Polrestabes Surabaya Pakai Sensor Digital Canggih
IST
Program Simontir sudah diterapkan di Surabaya 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Buat kalian yang berniat membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) sudah enggak bisa bohong lagi nih.

Apalagi yang tinggal di kawasan Surabaya, Jawa Timur.

Sebab, Polrestabes Surabaya sudah meluncurkan Sistem Monitoring Uji Praktek R2 Berbasis Digital (Simontir).

Jadi proses ujian prakteknya sudah dilengkapi sensor dan dipantau secara digital lewat komputer oleh petugas.

Pasti kalian masih bingung dong bagaimana kerja sensor dan data digital itu.

"Di era digital semua perangkat kita perbarui. Salah satunya uji praktek di Satpas Colombo ini. Rubber cone di dalam ujian praktik sudah terkoneksi di sistem monitor petugas yang langsung te-record hasilnya," ujar Kapolrestabes Surabaya Rudi Setiawan.

Jadi, setiap garis dab rubber cone yang ada di tempat ujian praktek SIM telah dipasangi sensor getar.

Rekomendasi Untuk Anda

Kalau ada peserta ujian SIM yang menyenggol salah satu sensor maka alat itu akan mengirimkan sinyal bunyi kepetugas.

Baca: Tak Diterima Massa di Pekanbaru, Neno Warisman Balik Jakarta

Sinyal itu akan terekam langsung dalam monitor yang dijaga oleh petugas.

Jadi, pemohon ataupun petugas tidak bisa berbohong lagi soal data hasil ujian praktek SIM.

Program ini juga diharapkan bisa menyeleksi lebih ketat masyarakat yang berhak menerima SIM sesuai dengan kemampuan ridingnya.

Agar bisa menekan angka kecelakaan di jalan.

"Harapannya dengan Simontir ini, para pemohon SIM yang lulus ujian memiliki SIM dengan validitas yang jelas. Mereka benar-benar cakap dan mampu mengendarai kendaraan. Sebab latar belakang Satpas melauching Simontir adalah angka kecelakaan mencapai 70 persen adalah karena human eror," tutup Rudi.

Berita ini sudah tayang di motorplus.com berjudul Enggak Bisa Bohong, Sekarang Ujian Praktek SIM Pakai Sensor Digital Canggih

Sumber: Motor Plus
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas