Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ada Vaksinasi, Industri Otomitif Diyakini Melaju Lebih Kencang di Kuartal III

Di mata pengamat otomotif Yannes Martinus Pasaribu, vaksinasi Covid-19 juga akan mengakselerasi penjualan kendaraan baru di Indonesia.

Ada Vaksinasi, Industri Otomitif Diyakini Melaju Lebih Kencang di Kuartal III
TRIBUN/DANY PERMANA
Perakitan mobil All-New BMW X3 di BMW Production Network 2, PT Gaya Motor, Jakarta, Rabu (18/7/2018). TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) berani membuat prediksi perekonomian Indonesia tahun 2021 ini akan tumbuh di kisaran 4,8 - 5,8 persen.

Program vaksinasi yang mulai dijalankan pada Januari lalu diharapkan dapat memperlambat penyebaran Covid-19 dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang loyo sepanjang 2020 lalu.

Di mata pengamat otomotif Yannes Martinus Pasaribu, vaksinasi Covid-19 juga akan mengakselerasi penjualan kendaraan baru di Indonesia.

Dia memperkirakan pada triwulan ketiga dan keempat penjualan kendaraan bermotor akan mulai memasuki fase normalnya kembali.

Baca juga: Toyota Kontribusi 59,8 Persen Penjualan Otomotif Grup Astra di Januari 2021

"Apalagi jika benar bisa menembus pertumbuhan ekonomi di atas 5,6 persen, saat itulah bisnis kendaraan bermotor menjadi semakin menarik. Bisa meningkat dengan laju seperti di tahun 2019, sebelum terjadi pandemi Covid-19," ujar Yannes saat dihubungi Tribunnews, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Harga Dasar Toyota GR Yaris yang Akan Meluncur di Indonesia Hampir Setengah Miliar

Namun jika peningkatan tidak semaksimal perkiraan BI, hal tersebut menurut Yannes akan tetap membuat beban pelaku industri otomotif makin berat.

"Saat ini beban operasional industri otomotif semakin mengalami tekanan berat untuk membayar seluruh pengeluaran rutin dan bunga bank, sementara pemasukan sangat jauh di bawah target dibandingkan sebelum Covid terjadi," kata dia.

"Artinya, potensi peningkatan diharapkan oleh industri otomotif," ungkapnya.

Ikuti kami di
Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas