Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mesin Lebih Bertenaga, Halus dan Irit, Anggota Komunitas Honda ADV Indonesia Pilih Pakai Pertamax

Untuk menunjang touring, biasanya para anggota HAI memilih bahan bakar berkualitas guna menjaga performa sepeda motor mereka.

Mesin Lebih Bertenaga, Halus dan Irit, Anggota Komunitas Honda ADV Indonesia Pilih Pakai Pertamax
HANDOUT
Petugas SPBU melakukan pengisian bahan bakar minyak jenis Pertamax. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM - Kegiatan berkendara keluar kota atau akrab disebut touring menjadi hal rutin yang biasa dilakukan pecinta sepeda motor dan mobil.

Masing-masing klub pasti memiliki jadwal untuk melakukan touring skala besar maupun kecil.

Kegiatan ini juga dilakukan oleh komunitas sepeda motor Honda ADV Indonesia (HAI).

Untuk menunjang touring, biasanya para anggota HAI memilih bahan bakar berkualitas guna menjaga performa sepeda motor mereka.

Baca juga: Pertamina Lanjutkan Program Langit Biru Tahap II di Provinsi Lampung & Bangka Belitung

"Saya pakai Pertamax kalau keluar kota, karena sesuai dengan kompresi motor saya ADV 150," tutur Anggota HAI Yudieprya Praha saat dihubungi Tribunnews, Jumat (9/7/2021).

Yudie sapaan akrabnya, memilih Pertamax karena dapat membuat performa mesin kendaraan jadi lebih bertenaga.

Baca juga: Perbedaan Premium, Pertalite, dan Pertamax, Mana yang Lebih Bagus?

"Mesin lebih bertenaga, halus dan irit," jelasnya.

Sayangnya, menurut Yudie, dirinya pernah juga mengalami hal kurang mengenakan saat touring memakai Pertamax.

Waktu itu, dirinya pernah mendapat Pertamax dengan kualitas kurang bagus, sehingga performa mesin menjadi menurun.

"Kalau Pertamax pernah dapet yang kualitas bensinnya agak kurang atau kotor. Mungkin karena pom Pertamina banyak sekali dan ada yang kepemilikannya bukan dari Pertamina kali ya, jadi kualitasnya kurang terjaga. Kalau yang kualitas jelek mah bikin emosi," jelas Yudie.

Penulis: Lita febriani
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas