Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kendaraan Listrik Makin Populer di Indonesia, BRINS Kenalkan Greensurance

Pemerintah menargetkan produksi mobil listrik mencapai 600 ribu unit untuk kendaraan roda 4

Kendaraan Listrik Makin Populer di Indonesia, BRINS Kenalkan Greensurance
TRIBUN/HO
CEO Accesstrade Indonesia Prayudho Rahardjo (kiri) bersama Direktur Utama BRI Insurance Fankar Umran (kanan) berfoto usai menandatangani perjanjian kerjasama Affiliate Marketing antara BRI Insurance (BRINS) dengan Accesstrade Indonesia di Jakarta, Selasa (17/11/2020). BRI Insurance (BRINS) kembali memperluas jangkauannya bersama perusahaan affiliate marketing Accesstrade Indonesia guna mendorong potensi pasar bisnis asuransi melalui ekosistem digital dan memperluas jangkauan produk BRINS. TRIBUNNEWS/HO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meningkatnya popularitas kendaraan listrik bebas emisi mendorong industri lainnya ikut menerapkan proses bisnis yang ramah lingkungan, tidak terkecuali industri asuransi. 

CEO BRI Insurance (BRINS) Fankar Umran mengungkapkan BRINS sudah mengupayakan berbagai langkah untuk mendorong industri otomotif ramah lingkungan. 

Pada sebuah forum investasi yang dibuka Presiden Jokowi, Fankar mengatakan diperlukan kolaborasi semua pihak untuk memajukan industri otomotif ramah lingkungan. 

"Tapi jangan lupakan proteksi (asuransi)-nya, jika hanya membangun tetap akan ada 'lubang' disaat terjadi risiko akan apa yang telah dibangun. Karena itu saya pikir penting untuk asuransi ikut berperan dalam memajukan industri otomotif ramah lingkungan ini," ujar Fankar kepada wartawan, Kamis (15/7/2021). 

Fankar menambahkan, di BRI Group, Inisiatif ESG sudah diterapkan dalam berbagai aspek dengan triple bottomline, 3P, People, Planet, dan Prosperity. 

Mulai dari menjalankan operasional bisnis yang ramah lingkungan, kebijakan perusahaan yang berbasis green economy dan lain sebagainya. 

"Jadi kami ingin memastikan untuk poin P terakhir kami mengutamakan prosperity dibandingkan profit, jadi perusahaan tidak sekedar mengedepankan bagaimana mencari profit namun juga mementingkan kesejahteraan bersama," kata dia. 

Baca juga: Hyundai Usulkan Ide Ini Demi Percepat Penyediaan SPKLU di untuk Kendaraan Listrik

BRINS telah menginisiasi beberapa produk greensurance dengan Paperless policy dimana semua proses bisnis dilakukan tanpa menggunakan kertas (paperless) dan beralih kepada digital business, Pay as You Drive, ketika pertanggunan dapat disesuaikan dengan pemakaian.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Roadmap Pembelian Kendaraan Listrik untuk Instansi

Fankar mengharapkan produk ini akan membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi secara masif. Sehingga, polusi udara dapat dikurangi dan semakin ramah lingkungan. 

Baca juga: Skuter Listrik Kymco Felo FW06 Berbasis F9 Dijual dengan 2 Varian

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas