Tribun Otomotif

Otomotif

5 Tips Gunakan Mobil Transmisi Matik Agar Mesin Tetap Awet dan Berumur Panjang

5 Tips menggunakan mobil transimis matik, dari mempelajari teknik sampai untuk tidak terlalu sering menggunakan mode tiptronik

Penulis: Faishal Arkan
Editor: Daryono

Di waktu yang sama, bisa tunggu satu detik sebelum memindahkan tuas.

Apabila menggeser tuas dalam keadaan mobil masih berjalan, hal tersebut menyebabkan gerakan gearbox pada mesin akan berlawanan.

Akibatnya, akan mempersingkat umur transmisi matik.

4. Saat macet atau berhenti di traffic light

Terdapat dua cara memposisikan transmisi saat macet atau berhenti di traffic light, di antaranya:

- Apabila macet dalam waktu yang tidak lama, pengemudi bisa memposisikan tuas transisi tetap di D.

Selain itu, pengemudi harus tetap konsentrasi dan injak rem, hal tersebut supaya mobil tidak maju atau mundur.

- Apabila berhenti dalam waktu yang cukup lama, pengemudi bisa menggeser ke transmisi N.

Hal tersebut, mengantisipasi agar mobil tidak melaju sendiri.

5. Mobil matik di desain customize

Apabila menggunakan mobil matik jenis penumpang, saat menyetir jangan seperti mengendarai mobil sport.

Karena desain mesin matik penumpang dan sport sangat berbeda.

Penggunaannya dalam menyetir pun juga harus mampu dibedakan oleh penumpang.

Supaya memperpanjang umur tansmisi matik.

5. Saat banjir

Pengemudi tidak boleh memaksakan mobil matik untuk menerobos banjir.

Dalam mesin mobil matik, banyak sistem yang menggunakan komponen elektrikal.

Apabila komponen tersebut terkena air, mesin mobil dikhawatirkan akan mengalami korsleting listrik.

6. Saat perjalanan jauh

Apabila akan melakukan perjalanan jauh, semisal lebih dari 100 kilometer, jangan lupa istirahatkan transmisi matik.

Waktu ideal untuk mengistirahatkan transmi matik yakni empat jam per hari.

Apabila transmisi matik tidak diistirahatkan, akan mengakibatkan umur pada transmisi matik akan lebih pendek.

7. Jangan terlalu sering menggunakan mode manual matik tiptronic

Seperti diketahui, tiptronic adalah transmisi otomatis yang dapat dikendalikan seperti transmisi manual.

Tujuan dari tiptronic yaitu untuk memberikan kontrol kemudi yang lebih baik dan performa mobil transmisi manual, sambil menjaga mobil mudah untuk dikemudikan seperti transmisi otomatis.

Apabila terlalu sering menggunakan mode tersebut, akan terjadi penumpukan torsi di setiap perpindahan gigi.

Hal tersebut membuat tekanan yang berlebih pada transmisi mati dan akan memerpendek umur transmisi matik.

Baca juga: Tips Merawat Transmisi Manual dan Otomatis

(Tribunnews.com/Arkan)

Berita lainnya seputar tips dan trik pada mobil matik

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas